DPRD Samarinda Dorong Penguatan Implementasi Perda P4GN dan Integrasi Edukasi Narkoba di Sekolah

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti.

Infonusa.co, Samarinda – Komisi IV DPRD Kota Samarinda menggelar rapat audiensi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Kota Samarinda. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Gabungan Lt. I DPRD Kota Samarinda tersebut berfokus pada evaluasi dan optimalisasi implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

​Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil diskusi, sosialisasi Perda P4GN sejauh ini masih minim, baik di tingkat perangkat daerah maupun masyarakat. Padahal, penanganan ancaman narkotika membutuhkan tanggung jawab kolektif seluruh lini instansi dan lapisan masyarakat.

​”Ternyata Perda ini belum tersosialisasikan dengan baik ke perangkat daerah, apalagi ke masyarakat. Padahal dalam aturan tersebut tercantum tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, DPRD, lembaga terkait, hingga masyarakat,” ujar Sri Puji.

​Salah satu poin utama pembahasan audiensi ini menitikberatkan pada sektor pendidikan. Sri Puji menjelaskan, edukasi mengenai bahaya narkoba saat ini telah dimuat secara terintegrasi ke dalam beberapa mata pelajaran, seperti Biologi, PPKn, dan PJOK. Namun, penguatan materi edukasi ini masih menemui sejumlah kendala teknis di lapangan.

​Wacana pembentukan mata pelajaran baru terkait P4GN dinilai kurang memungkinkan karena berpotensi menambah beban jam belajar, terlebih bagi sekolah yang masih menerapkan sistem dua gilir (double shift). Selain itu, ketersediaan Guru Bimbingan Konseling (BK) serta optimalisasi peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) masih menjadi tantangan mendasar.

​Sebagai solusinya, DPRD bersama Disdikbud mendorong agar materi pencegahan narkotika dapat diintegrasikan lebih intensif melalui kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

​Selain sektor formal pendidikan, peran DP2PA turut menjadi sorotan strategis karena memiliki jaringan kader dan organisasi pendamping yang menjangkau hingga tingkat Rukun Tetangga (RT). Jaringan sosial ini dinilai efektif dalam mendeteksi dan mencegah penyebaran narkoba di lingkungan keluarga dan pemukiman warga.

​Sri Puji menegaskan pentingnya pendekatan masif ini mengingat dampak penyalahgunaan narkotika di Kota Samarinda sudah berada pada tahap yang sangat memprihatinkan dan merambah seluruh lapisan sosial.

​”Narkotika ini sudah masuk ke setiap lini kehidupan. Dari anak-anak hingga lansia, dari masyarakat tidak berpendidikan hingga pendidikan tinggi, serta dari kalangan mampu sampai tidak mampu. Masalah ini sudah sangat mengganggu stabilitas kehidupan masyarakat, sehingga pencegahannya harus dilakukan secara terstruktur dan menyeluruh,” tegasnya menutup. (San/Adv)

Berita Terkait

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi
Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir
Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan
Terbentur Keterbatasan Anggaran Wisata, Legislatif Samarinda Dorong Terobosan Wisata Budaya di Desa Pampang
Bahas Raperda LPJ APBD 2025, DPRD Samarinda Kaji Utang, Piutang, dan Aset Pemkot
Investasi Terus Meroket, Celni Pita Sari Nilai Samarinda Kian Dilirik untuk Ekspansi Bisnis
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:21 WIB

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi

Kamis, 3 September 2026 - 16:17 WIB

Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi

Rabu, 2 September 2026 - 16:15 WIB

Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

Berita Terbaru