Infonusa.co, Samarinda – Rencana Kementerian Agama (Kemenag) Samarinda membuat program Pesantren Ramah Anak mendapat dukungan dari DPRD Kota Samarinda. Program yang menyasar 56 pesantren ini bertujuan untuk mencegah kasus kekerasan terhadap para santri.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menyambut baik ide tersebut demi menciptakan lingkungan belajar yang aman.
”Kami menyambut baik rencana Kemenag untuk menciptakan pesantren yang ramah anak,” kata Sri Puji.
Meski begitu, Sri Puji mengingatkan bahwa aturan untuk program ini belum ada. Ia meminta Kemenag segera membuat panduan dan standar pelayanan yang jelas untuk seluruh pesantren.
”Regulasinya belum ada. Padahal harus ada standar dan aturan yang jelas sebagai acuan semua pesantren,” ujarnya.
Menurutnya, aturan yang jelas sangat penting agar program ini tidak sekadar menjadi wacana, tetapi benar-benar berjalan di lapangan. Langkah ini juga dinilai krusial untuk mencegah terjadinya kasus kekerasan maupun pelecehan di lingkungan pesantren.
DPRD berharap aturan tersebut segera disahkan agar para santri mendapat perlindungan yang maksimal selama menuntut ilmu. (san/Adv)









