Infonusa.co, Samarinda – Pemanfaatan fasilitas Sport Hub dan Driving Range Golf di kawasan GOR Segiri terpaksa ditunda. Pemerintah Kota Samarinda masih harus menyelesaikan beberapa pekerjaan tambahan sebelum area olahraga tersebut resmi dibuka untuk umum.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menjelaskan bahwa berdasarkan peninjauan lapangan, masih ada fasilitas pendukung yang belum selesai dipasang.
”Saat Wakil Wali Kota meninjau lokasi, masih ada pekerjaan tambahan yang belum rampung, seperti pembangunan jalan penghubung dari Sport Hub ke area driving range,” kata Deni.
Proyek tambahan ini diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp12,9 miliar untuk pembangunan jalan akses hingga jaringan listrik. DPRD berjanji akan mengawal proyek ini agar selesai tahun ini dan bisa segera digunakan warga.
Di sisi lain, Komisi III menyoroti kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda yang dinilai lambat. Hingga pertengahan 2026, pengerjaan fisik proyek PUPR baru mencapai 17 persen dan penyerapan anggarannya baru 6 persen.
Deni menyebut keterlambatan ini terjadi karena PUPR harus melunasi pembayaran proyek dari tahun 2025 terlebih dahulu, sehingga anggaran untuk proyek baru menjadi terbatas.
Ia berharap penerimaan pendapatan daerah (PAD) meningkat di akhir tahun agar sisa proyek PUPR dapat dipercepat. (San/Adv)









