DPRD PPU Dorong Kelanjutan Proyek Coastal Road, Nilai Pembiaran Berpotensi Buang Anggaran

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD PPU, Adjie Noval Endyar

Anggota DPRD PPU, Adjie Noval Endyar

Infonusa.co, PPU Pembangunan jalan Coastal Road yang berada di kawasan pesisir Penajam Paser Utara (PPU) hingga kini belum tuntas meski telah dimulai sejak 2009 dan menyerap anggaran ratusan miliar rupiah. Kondisi tersebut mendapat perhatian DPRD PPU yang mendorong pemerintah daerah agar proyek tersebut tidak dibiarkan mangkrak.

Anggota DPRD PPU, Adjie Noval Endyar, meminta pemerintah daerah menindaklanjuti penyelesaian pembangunan jalan tersebut secara bertahap agar hasil investasi pembangunan tidak sia-sia.

“Anggaran yang dikeluarkan sangat besar. Kalau dibiarkan terbengkalai, proyek itu akan dianggap membuang anggaran,” ujarnya.

Adjie menyebut Coastal Road memiliki potensi strategis dalam membuka akses wilayah pesisir, mendukung konektivitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ia menilai pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 12 kilometer itu masih layak dilanjutkan dan dimaksimalkan pemanfaatannya.

“Jika tidak difungsikan secara optimal, jalan itu tidak akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” terangnya.

Meski mengakui pekerjaan lanjutan proyek ini belum tergolong mendesak dibanding sektor prioritas lain, Adjie menegaskan bahwa penataan kawasan pesisir merupakan bagian dari rencana pengembangan wilayah jangka panjang.

Ia juga menyarankan agar pemerintah daerah berkoordinasi dengan DPRD jika terdapat hambatan dalam proses kelanjutan pembangunan, sehingga solusi dapat dirumuskan bersama.

“Pemda perlu menyusun strategi agar proyek tersebut dapat dihidupkan kembali. Jangan sampai aset ini terus terabaikan,” pungkasnya.(aw/adv/dprd/ppu)

Berita Terkait

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Jumat, 4 September 2026 - 16:57 WIB

Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda

Berita Terbaru