DPRD Nilai Pelatihan BLK di PPU Harus Sesuai dengan Kebutuhan Mendasar

- Jurnalis

Senin, 9 September 2024 - 00:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Penajam Paser Utara – Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Ketua DPRD PPU, Raup Muin, menegaskan bahwa pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) harus difokuskan pada kebutuhan mendasar dan skala prioritas daerah.

Menurutnya, pelatihan yang diselenggarakan tidak bisa bersifat serampangan atau hanya formalitas belaka, tetapi harus terencana dengan matang agar tidak sia-sia.

“Kedepannya mungkin kita tidak berbicara tentang semua pelatihan, tetapi lebih kepada kebutuhan yang mendasar dan menjadi skala prioritas,” kata Raup.

Ia menyoroti pentingnya penyelenggaraan pelatihan yang relevan dengan kondisi lokal, terutama di tengah perubahan ekonomi yang dipengaruhi oleh kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurut Raup, pelatihan di BLK harus mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja yang sangat diperlukan untuk mendukung perkembangan daerah.

Raup menyadari bahwa ada banyak jenis pelatihan yang bisa diselenggarakan oleh BLK, namun ia menekankan bahwa tidak semua pelatihan tersebut relevan dengan kebutuhan masyarakat PPU.

Oleh karena itu, menurutnya, BLK harus mampu memprioritaskan pelatihan-pelatihan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat lokal, seperti di bidang konstruksi, pertanian, atau sektor industri lainnya yang berkembang di PPU.

“Karena kalau tujuannya hanya untuk membuat BLK saja tanpa perencanaan yang matang, itu kan akan sia-sia,” tegas Raup.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penting untuk mengidentifikasi kebutuhan spesifik tenaga kerja di PPU sebelum memutuskan jenis pelatihan yang akan diselenggarakan.

Langkah ini dianggap penting agar pelatihan yang diberikan tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan yang tidak diperlukan oleh pasar kerja lokal, tetapi justru dapat membuka peluang baru bagi masyarakat untuk terlibat dalam sektor-sektor yang sedang berkembang. ADV/IB

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB