Infonusa.co, Tenggarong – Persoalan penyegelan gedung Taman Kanak-kanak (TK) Negeri 1 Muara Wis yang sempat menimbulkan keresahan masyarakat akhirnya dinyatakan selesai.
Hal ini disampaikan langsung oleh Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Taufik Ridianur, saat dimintai tanggapan terkait perkembangan kasus tersebut pada Kamis (28/8/2025).
Menurut dia, persoalan yang terjadi merupakan bentuk miskomunikasi antara kontraktor pelaksana proyek pembangunan dengan pihak penyedia material.
Namun, ia menegaskan bahwa kini masalah sudah terselesaikan dengan baik sehingga tidak lagi mengganggu jalannya persiapan pendidikan di sekolah tersebut.
“Sudah beres. Jadi itu mudah-mudahan ke depan nanti tidak ada lagi miskomunikasi seperti hal-hal seperti itu. Alhamdulillah sudah beres,” ungkapnya.
Sebelumnya, pembangunan TK Negeri 1 Muara Wis yang berlokasi di Kecamatan Muara Wis sempat terhenti lantaran bangunan sekolah disegel oleh pihak penyedia material pada Senin (4/8/2025).
Penyegelan dilakukan karena pihak kontraktor diduga belum melunasi pembayaran bahan bangunan yang digunakan untuk proyek tersebut.
Kondisi ini menimbulkan keprihatinan banyak pihak, sebab TK Negeri 1 Muara Wis merupakan salah satu fasilitas pendidikan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Proses belajar mengajar yang seharusnya sudah dipersiapkan untuk tahun ajaran baru pun ikut terhambat akibat adanya sengketa pembayaran tersebut.
Taufik menambahkan, pemerintah daerah melalui dinas terkait telah turun tangan untuk melakukan mediasi antara penyedia material dan kontraktor, sehingga jalan keluar bisa ditemukan.
Ia berharap, pengalaman ini menjadi pelajaran berharga agar ke depan setiap proyek pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat tidak lagi terganggu persoalan teknis seperti ini.
“Kami dari DPRD tentu berharap proses pembangunan fasilitas pendidikan bisa berjalan lancar tanpa hambatan. Anak-anak kita sangat membutuhkan sarana pendidikan yang layak, sehingga jangan sampai hal-hal administratif atau persoalan pembayaran mengorbankan kepentingan mereka,” tutupnya. (Adv)









