Infonusa.co, Tenggarong – Kawasan Simpang Odah Etam (SOE) yang berada di Jalan Kartanegara, Tenggarong, kini genap berusia satu tahun.
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menyebut kawasan ini telah menjadi ruang bersama yang menghadirkan banyak manfaat, baik dari sisi ekonomi, kreativitas, maupun interaksi sosial.
“SOE adalah tempat kita bersama, tempat kreativitas, tempat UMKM, tempat bertemu dan bersilaturahmi yang harus kita kembangkan,” ujarnya pada Sabtu (6/9/2025).
Ia menilai, keberadaan kawasan ini mampu memberikan nilai ekonomis yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Karena itu, kata Yani, DPRD Kukar bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangannya ke depan.
“Kita patut bersyukur dan tentu akan merespons baik bagaimana kawasan ini bisa terus dikembangkan,” ucapnya.
Lebih jauh, Politikus PDIP ini mendorong agar Simpang Odah Etam bisa menjadi ikon baru yang menandingi kawasan serupa di kota-kota besar lain di Indonesia.
“Kalau di Yogyakarta ada Malioboro yang terkenal, di kota-kota lain juga ada kawasan kuliner dan UMKM yang ikonik. Kita dorong agar SOE punya karakter berbeda, tetapi dengan manajemen yang baik serta dukungan pemerintah daerah,” tegasnya.
Selain dukungan dari pemerintah, keterlibatan pihak ketiga juga dinilai penting, termasuk lembaga perbankan yang bisa memberikan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Namun, menurutnya, menjaga keberlanjutan kawasan ini bukanlah hal yang mudah sehingga membutuhkan kolaborasi semua pihak.
“Dukungan perbankan memang penting, tapi yang utama adalah bagaimana kerjasama semua pihak, termasuk masyarakat, agar kawasan ini tetap eksis,” katanya.
Selama setahun berdiri, aktivitas di kawasan SOE disebut sudah sangat luar biasa. Ke depan, ia berharap kawasan ini bisa semakin berkembang dan menghadirkan manfaat lebih luas.
“Satu tahun SOE sudah terlihat kegiatannya luar biasa, maka di tahun-tahun mendatang kawasan ini harus berubah menjadi lebih baik lagi,” jelasnya.
Yani pun mengajak, seluruh masyarakat dan stakeholder terkait untuk menjaga keberlangsungan kawasan ini agar konsistensi kegiatan tetap terjaga.
“Dengan kolaborasi yang kuat, saya yakin kawasan ini akan semakin bermanfaat bagi perekonomian daerah,” pungkasnya. (Adv)









