DPRD Kaltim Pertanyakan Pengawas RSUD dari Luar Daerah, Soroti Peluang SDM Lokal

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi

Infonusa.co, Samarinda – Keputusan pemerintah provinsi menunjuk figur dari luar Kalimantan Timur untuk mengisi kursi Dewan Pengawas rumah sakit daerah memunculkan diskusi baru di lingkungan DPRD Kaltim. Bagi sebagian legislator, kebijakan tersebut bukan semata persoalan administrasi, tetapi menyangkut arah keberpihakan pemerintah terhadap pengembangan sumber daya manusia lokal.

Sorotan itu disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi. Ia menilai, di tengah upaya mendorong kemandirian daerah, penempatan tenaga profesional dari luar provinsi pada posisi strategis justru menimbulkan pertanyaan, terutama ketika Kaltim dinilai memiliki banyak SDM yang mumpuni di sektor kesehatan.

Dua akademisi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar diketahui ditetapkan sebagai Dewan Pengawas RSUD di Kaltim. Syahrir A. Pasinringi ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengawas RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda, sementara Fridawaty Rivai dipercaya mengisi posisi Dewan Pengawas RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Penunjukan keduanya tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Kaltim tahun 2025.

Menurut Darlis, secara aturan langkah tersebut memang tidak menyalahi ketentuan perundang-undangan. Regulasi memungkinkan pengangkatan tenaga profesional dari luar daerah selama memenuhi syarat kompetensi dan integritas. Namun, ia menilai kebijakan publik seharusnya tidak hanya berpatokan pada aspek legal, melainkan juga mempertimbangkan dampak sosial dan keberlanjutan daerah.

“Posisi dewan pengawas itu strategis. Bukan hanya soal pengawasan manajerial, tapi juga pemahaman terhadap kondisi pelayanan kesehatan dan karakter masyarakat setempat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Kaltim tidak kekurangan figur yang memiliki latar belakang akademik, pengalaman birokrasi, maupun rekam jejak di bidang kesehatan. Karena itu, pemberian ruang kepada SDM lokal dinilai lebih sejalan dengan semangat pembangunan daerah.

Lebih jauh, Darlis menyebut bahwa penggunaan tenaga dari luar daerah seharusnya menjadi pilihan terakhir, yakni ketika kebutuhan kompetensi tertentu memang tidak tersedia di Kaltim. Tanpa dasar tersebut, kebijakan ini dinilai kurang mencerminkan keberpihakan kepada potensi internal daerah.

“Kalau kita terus mendorong perusahaan agar mengutamakan tenaga kerja lokal, pemerintah juga harus konsisten memberi contoh,” katanya.

DPRD Kaltim, lanjut Darlis, akan terus mengingatkan pemerintah daerah agar setiap kebijakan pengelolaan SDM, terutama di sektor layanan publik, tetap berpijak pada prinsip keadilan, efektivitas, dan keberpihakan kepada daerah. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi
Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir
Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan
Terbentur Keterbatasan Anggaran Wisata, Legislatif Samarinda Dorong Terobosan Wisata Budaya di Desa Pampang
Bahas Raperda LPJ APBD 2025, DPRD Samarinda Kaji Utang, Piutang, dan Aset Pemkot
Investasi Terus Meroket, Celni Pita Sari Nilai Samarinda Kian Dilirik untuk Ekspansi Bisnis
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:21 WIB

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi

Kamis, 3 September 2026 - 16:17 WIB

Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi

Rabu, 2 September 2026 - 16:15 WIB

Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

Berita Terbaru