DPRD Kaltim Pastikan Pembangunan Fender Jembatan Mahakam I Tidak Asal-asalan

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Mahakam Samarinda. (Foto : Ist)

Jembatan Mahakam Samarinda. (Foto : Ist)

Infonusa.co, Samarinda – Setelah insiden penabrakan jembatan Mahakam I Samarinda, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) siap untuk mengawasi renovasi fender dari Jembatan Mahakam I hingga tuntas.

Upaya itu dilakukan untuk memastikan proses perbaikan sesuai standar teknis dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi aktif dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan lembaga terkait untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan lancar dan terintegrasi.

Dirinya menekankan pentingnya pembangunan fender yang kokoh demi melindungi struktur jembatan yang menjadi jalur vital penghubung masyarakat di Samarinda dan wilayah sekitarnya.

“Sudah ada komunikasi dengan PUPR, termasuk kajian teknis dari PUPR Pusat. Kami pastikan perbaikannya tidak asal-asalan,” terangnya.

Lebih lanjut Kata Subandi, perusahaan pemilik tongkang yang menyebabkan kerusakan menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab penuh, termasuk menanggung biaya perbaikan fender yang diperkirakan mencapai Rp35 miliar.

“Anggarannya sekitar Rp35 miliar dan tidak membebani APBD. Pihak perusahaan siap bertanggung jawab,” jelas Subandi.

Meski struktur utama jembatan dinyatakan masih aman oleh tim teknis, DPRD Kaltim mendorong percepatan pembangunan fender sebagai langkah pencegahan. Apalagi, insiden serupa pernah terjadi sebelumnya dan menimbulkan kekhawatiran publik soal keselamatan.

Subandi juga menyinggung belum adanya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Jembatan Mahakam karena pengelolaannya masih di bawah pemerintah pusat.

“Ya kita berharap ke depan ada evaluasi agar daerah bisa turut mengambil peran lebih besar dalam pengelolaan aset strategis tersebut,” tandasnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru