Infonusa.co, Samarinda – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur bukan sekadar proyek infrastruktur berskala nasional. Di balik pembangunan fisik yang masif, tersimpan peluang besar bagi lahirnya peran baru generasi muda sebagai penggerak perubahan dan penjaga arah pembangunan jangka panjang.
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Muhammad Husni Fahrudin, menilai keterlibatan pemuda menjadi faktor penting agar pembangunan IKN tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu melahirkan ekosistem kota yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Menurut pria yang akrab disapa Ayub itu, generasi muda memiliki posisi strategis dalam mengawal transformasi Kaltim seiring kehadiran IKN. Ia menegaskan, pembangunan ibu kota baru harus dilihat sebagai investasi masa depan bangsa yang membutuhkan partisipasi aktif lintas generasi.
“IKN ini bukan hanya membangun gedung dan jalan, tapi membangun masa depan. Pemuda harus hadir, ikut mengawal, dan terlibat dalam prosesnya,” ujar Ayub.
Ia menyebut, peran pemuda tidak terbatas pada sektor teknis atau pekerjaan fisik semata. Kontribusi dalam bentuk pemikiran, kajian kritis, inovasi, hingga penyampaian narasi positif dinilai sama pentingnya untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai tujuan awal.
Ayub meyakini, jika generasi muda Kaltim mampu mengambil peran secara aktif, kehadiran IKN akan memberikan dampak langsung terhadap percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“IKN seharusnya menjadi pengungkit kemajuan Kaltim. Itu bisa terwujud jika pemudanya ikut bergerak dan mengambil peran strategis,” katanya.
Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa pembangunan IKN tidak lepas dari berbagai tantangan dan dinamika. Karena itu, Ayub menekankan pentingnya persatuan, kolaborasi, dan sikap konstruktif di kalangan pemuda agar proses pembangunan tidak terhambat oleh perbedaan pandangan.
“Dengan kebersamaan dan semangat kolektif, saya optimistis IKN bisa dibangun secara lebih efektif dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ina/Adv/DPRDKaltim)









