Dorong Perlindungan Anak Lebih Serius, Andi Satya Nilai Anggaran Rp400 Juta Masih Jauh dari Cukup

- Jurnalis

Selasa, 22 Juli 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra (Ist)

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra (Ist)

Infonusa.co, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, menilai perhatian pemerintah daerah terhadap isu perlindungan anak masih jauh dari harapan. Menurutnya, dukungan anggaran yang dialokasikan setiap tahun tidak sebanding dengan kompleksitas persoalan yang dihadapi di lapangan.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kaltim baru-baru ini, Andi menegaskan bahwa anggaran sebesar Rp400 juta per tahun yang selama ini diberikan hanyalah “tetesan kecil di tengah lautan” persoalan.

“Jumlah itu sangat minim. Padahal kita bicara tentang perlindungan anak, isu yang menyangkut generasi penerus. Anggaran sekecil itu tidak akan mampu menopang program pencegahan maupun kegiatan advokasi secara optimal,” tegasnya.

Selain masalah pendanaan, ia juga menilai instrumen hukum yang ada sudah tidak memadai. Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2012 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak disebutnya sudah kehilangan relevansi dengan perkembangan zaman.

“Perda ini sudah lebih dari 10 tahun berjalan. Dinamika sosial sudah jauh berubah, apalagi dengan hadirnya teknologi digital yang membawa tantangan baru. Regulasi perlu diperbarui agar lebih sesuai dengan konteks hari ini,” jelas politisi Partai Golkar itu.

Andi menambahkan, tingginya kasus kekerasan terhadap anak, eksploitasi, hingga pelanggaran hak dasar pendidikan dan kesehatan harus dijawab dengan langkah serius. Bukan hanya lewat penambahan anggaran, tetapi juga pembaruan regulasi dan kebijakan yang lebih responsif.

“Kalau kita bicara perlindungan anak, ini tidak bisa setengah hati. Butuh strategi komprehensif yang melibatkan pemerintah, DPRD, lembaga pendidikan, hingga masyarakat,” ujarnya.

Komisi IV DPRD Kaltim, lanjutnya, siap mendorong pembaruan regulasi serta peningkatan dukungan anggaran agar program perlindungan anak berjalan lebih efektif.

“Anak-anak adalah investasi jangka panjang daerah ini. Kalau kita gagal melindungi mereka hari ini, sama saja kita sedang menyiapkan masalah besar di masa depan,” tutupnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru