Dispora Kaltim Tetap Prioritaskan Pembinaan Pemuda Meski Anggaran Menyusut

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi

Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi

Infonusa.co, Samarinda – Penyesuaian anggaran yang diterapkan secara nasional tidak mengurangi fokus Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) dalam membina generasi muda. Meski dana terbatas, Dispora Kaltim tetap menjaga intensitas program dan inovasi dalam memberdayakan pemuda di berbagai wilayah.

Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan mengurangi ruang gerak dan aktivitas pemuda.

“Kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah, baik dari Presiden maupun Gubernur, tidak boleh menjadi penghalang bagi kita untuk tetap memberi ruang kepada pemuda agar bisa beraktivitas dan berkarya,” ujarnya.

Menurut Rusmulyadi, strategi yang diambil Dispora Kaltim adalah pengelolaan dana yang cermat dan tepat sasaran. Dengan target awal pembinaan 2.300 pemuda, pihaknya yakin cakupan program dapat ditambah hingga 2.500 peserta tanpa harus menambah anggaran secara signifikan.

“Tambahan 200 orang itu masih bisa dikelola dengan baik. Bukan berarti kita memanipulasi anggaran, tapi bagaimana mengatur dan mengalokasikannya secara efisien,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa selama ini kegiatan pemuda kerap dibebani biaya tinggi karena orientasi yang kurang efisien. Padahal, ada banyak alternatif hemat yang tetap efektif.

“Contohnya, di Dispora kita punya ruangan sendiri yang bisa digunakan tanpa sewa. Konsumsi yang tadinya dialokasikan besar-besaran untuk acara formal bisa kita efisienkan untuk mendukung kegiatan pemuda. Ini menambah nilai dan manfaat kegiatan,” paparnya.

Rusmulyadi menegaskan bahwa kendala utama bukan terletak pada jumlah anggaran, tetapi pada pola pikir dalam mengelolanya. “Hambatan muncul bukan karena anggaran kecil, tapi karena cara kita berpikir yang menganggap anggaran tidak cukup. Seharusnya fokus pada bagaimana anggaran ini cukup untuk mencapai target,” tegasnya.

Dispora Kaltim juga mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperluas jangkauan program. Menurut Rusmulyadi, dukungan berbagai pihak menjadi kunci agar pembinaan pemuda tetap berjalan optimal, meski anggaran terbatas.

“Kita tidak bisa kerja sendiri. Sinergi semua pihak penting agar pembinaan pemuda di Kaltim tetap berjalan dan bahkan bisa semakin kuat,” pungkasnya.(Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Jumat, 4 September 2026 - 16:57 WIB

Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda

Berita Terbaru