Dispora Kaltim Teguhkan Komitmen Lestarikan Olahraga Tradisional di Tengah Gempuran Modernisasi

- Jurnalis

Senin, 30 Juni 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Olahraga dan Rekreasi Tradisional Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison

Kepala Seksi Olahraga dan Rekreasi Tradisional Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison

Infonusa.co, Samarinda — Di tengah derasnya arus budaya populer dan tren olahraga modern yang kian merajai gaya hidup masyarakat, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan keseriusannya menjaga keberlangsungan olahraga tradisional sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

Kepala Seksi Olahraga dan Rekreasi Tradisional Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison, menegaskan bahwa olahraga tradisional tidak sekadar permainan warisan nenek moyang, melainkan juga sarat dengan nilai luhur seperti kebersamaan, sportivitas, dan jati diri bangsa.

“Olahraga tradisional masih memiliki ruang tersendiri di hati masyarakat. Namun, tanpa edukasi dan sosialisasi berkesinambungan, generasi muda bisa kehilangan ikatan dengan warisan budaya ini,” ujar Thomas.

Dispora menilai pelestarian tidak cukup hanya bergantung pada festival atau lomba tahunan. Dibutuhkan program nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat agar tercipta rasa bangga sekaligus keterlibatan aktif. Untuk itu, anggaran diarahkan lebih fleksibel dan tepat sasaran, khususnya ke daerah yang minim akses budaya maupun olahraga tradisional.

“Kami ingin manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama anak-anak dan remaja. Mereka perlu kembali mengenal, lalu mencintai permainan tradisional yang penuh makna,” jelasnya.

Upaya ini diwujudkan melalui program berbasis komunitas serta pendekatan ke wilayah terpencil, sehingga pelestarian tidak berhenti sebagai slogan, melainkan langkah konkret yang berkelanjutan.

Dispora juga menargetkan agar olahraga tradisional kembali menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, terutama di sekolah dan komunitas lokal, bukan hanya muncul dalam event seremonial.

“Olahraga tradisional bisa menjadi sarana pendidikan nilai sosial sekaligus rekreasi yang menyenangkan,” tambah Thomas.(Ina/Adv/DisporaKaltim)

 

Berita Terkait

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi
Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir
Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan
Terbentur Keterbatasan Anggaran Wisata, Legislatif Samarinda Dorong Terobosan Wisata Budaya di Desa Pampang
Bahas Raperda LPJ APBD 2025, DPRD Samarinda Kaji Utang, Piutang, dan Aset Pemkot
Investasi Terus Meroket, Celni Pita Sari Nilai Samarinda Kian Dilirik untuk Ekspansi Bisnis
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:21 WIB

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi

Kamis, 3 September 2026 - 16:17 WIB

Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi

Rabu, 2 September 2026 - 16:15 WIB

Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

Berita Terbaru