Infonusa.co, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) tengah mematangkan persiapan seleksi calon peserta Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) 2025. Program ini menjadi ajang pembinaan generasi muda.
Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, mengungkapkan bahwa proses seleksi telah memasuki tahap akhir.
“Kemarin kita sudah lakukan wawancara kepada para nominator, dan saat ini tengah disusun berita acaranya. Nanti akan ada enam nama yang kita kirim ke Kemenpora di Jakarta,” jelasnya.
Dari enam nama tersebut, Kemenpora akan menetapkan dua orang, yakni satu putra dan satu putri untuk mewakili Kaltim di ajang PPAP. Penentuan ini dilakukan setelah peserta mengikuti wawancara lanjutan di tingkat nasional.
Menurut Rusmulyadi, penilaian calon peserta mencakup lima aspek utama, yaitu pengabdian kepada masyarakat (community development), karakter pribadi, kemampuan komunikasi, wawasan terkait Indeks Pembangunan Pemuda (IPP), serta keterampilan seni dan budaya.
“Pengabdian masyarakat menjadi poin penting, karena di provinsi penempatan nanti, peserta harus terbiasa terlibat langsung dalam kegiatan sosial,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, bahwa kemampuan komunikasi juga krusial untuk membangun hubungan baik dengan warga setempat, mulai dari ibu-ibu PKK hingga karang taruna.
Wawasan tentang IPP menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian peserta. Rusmulyadi menegaskan, IPP tidak berkaitan dengan infrastruktur, tetapi lebih kepada kualitas hidup pemuda, seperti rendahnya angka perokok, pencegahan kehamilan dini, kesehatan, dan keterlibatan dalam kegiatan positif.
“Pemuda yang berkualitas adalah mereka yang aktif di organisasi, mampu berwirausaha, serta berkontribusi pada lingkungan sekitarnya,” katanya.
Dispora Kaltim juga memastikan inklusivitas dengan membuka kesempatan bagi pemuda disabilitas untuk ikut serta dalam program ini.
Dengan demikian, peserta terpilih akan mengikuti penempatan di provinsi tujuan selama sekitar 25–30 hari, membawa misi memperkenalkan karakter pemuda Kaltim yang komunikatif dan mampu bersaing. (Ina/Adv/DisporaKaltim)









