Infonusa.co, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur menegaskan komitmennya dalam mencetak calon pemimpin muda berkualitas. Hal itu dibuktikan lewat pelaksanaan Pelatihan Kader Pemimpin Muda Daerah (PKPMD) 2025 yang baru saja selesai digelar pada 19 Juni lalu.
Dari kegiatan yang berlangsung lima hari itu, Dispora Kaltim memilih 10 peserta terbaik untuk diajukan sebagai kandidat Pelatihan Kader Pemimpin Muda Nasional (PKPMN) di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Subkoordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, mengatakan seleksi kali ini jauh lebih sistematis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Setiap peserta dinilai berdasarkan paparan proyek perubahan, keaktifan selama pelatihan, kedisiplinan, hingga sikap keseharian di asrama.
“Dulu rekomendasi ke pusat sering diberikan tanpa dasar yang jelas. Bahkan ada yang datang mendadak minta surat rekomendasi, padahal rekam jejaknya tidak kami ketahui. Sekarang sistemnya berbeda. Semua tercatat, semua terukur,” jelasnya.
Rusmulyadi menambahkan, keberadaan tim penilai yang terdiri dari unsur Dispora, alumni, TNI, dan Polri, membuat proses seleksi berlangsung ketat sekaligus objektif. Dengan demikian, peserta yang direkomendasikan benar-benar terbukti memiliki potensi kepemimpinan serta integritas yang bisa dipertanggungjawabkan.
Meski sudah ditetapkan, 10 peserta terpilih tersebut bukan berarti otomatis menjadi bagian dari PKPMN. Nama-nama itu masih akan diserahkan kepada Kemenpora untuk mendapat keputusan akhir.
“Kita hanya memberi rekomendasi. Namun paling tidak, kita tahu siapa yang kita kirim. Mereka adalah hasil dari proses seleksi, bukan hasil tunjuk-menunjuk,” tegasnya.
Dengan adanya PKPMD tingkat provinsi ini, Dispora Kaltim kini memiliki basis data yang bisa dijadikan rujukan. Sistem ini diyakini akan memperkuat posisi Kaltim dalam melahirkan pemimpin muda yang tak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga siap memberi kontribusi nyata bagi daerah.









