Dispora Kaltim Hadirkan Suara Penyintas, Strategi Baru Cegah Narkoba di Kalangan Pemuda

- Jurnalis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasbar Mara, Ahli Muda Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim

Hasbar Mara, Ahli Muda Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim

Infonusa.co, Samarinda — Di balik hiruk pikuk kampanye anti-narkoba yang sering dipenuhi poster dan ceramah formal, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) mencoba jalan berbeda.

Mereka memilih menghadirkan kisah nyata para penyintas, orang-orang yang pernah terjerumus narkoba lalu bangkit kembali, sebagai pengingat sekaligus peringatan hidup bagi generasi muda.

Hasbar Mara, Ahli Muda Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, menyebut langkah ini lebih personal dan menyentuh sisi emosional remaja. Menurutnya, pengalaman pahit yang diceritakan langsung oleh mantan pengguna memiliki daya pukau tersendiri—lebih kuat daripada data statistik atau slogan yang kerap hilang begitu saja.

“Ketika remaja mendengar langsung bagaimana narkoba merusak hidup seseorang, mereka bisa merasakan betul risikonya. Itu jauh lebih membekas dibanding imbauan biasa,” ucap Hasbar.

Dispora merancang program ini sebagai kerja kolektif, menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN), aparat kepolisian, hingga komunitas penyintas yang kini aktif dalam kegiatan sosial.

Bagi Hasbar, sosok yang pernah jatuh namun kemudian bangkit untuk kembali berkontribusi kepada masyarakat adalah contoh nyata bahwa edukasi bisa lahir dari luka.

Pendekatan ini tak hanya dimaksudkan untuk memberi efek kejut, tetapi juga mendorong kesadaran sejak dini. Dispora menilai, mencegah pemuda dari awal jauh lebih efektif daripada berjuang memulihkan mereka setelah kecanduan.

“Pemulihan bukan perkara mudah. Bahkan dengan dukungan rehabilitasi, tidak semua orang bisa kembali seperti semula. Karena itu pencegahan harus dimulai sebelum mereka mengenal narkoba,” tambahnya.

Di balik program ini tersimpan harapan sederhana namun mendalam: generasi muda Kaltim menjauhi narkoba bukan semata karena takut pada sanksi hukum, melainkan karena benar-benar memahami luka dan kehancuran yang bisa ditimbulkannya. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru