Dispora Kaltim Gelar Seleksi Olahraga Tradisional Tingkat Provinsi, Diikuti 8 Kabupaten/Kota

- Jurnalis

Rabu, 9 Juli 2025 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A Bagus Surya Saputra Sugiarta

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A Bagus Surya Saputra Sugiarta

Infonusa.co, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur menggelar seleksi pertandingan olahraga tradisional tingkat provinsi, yang diikuti oleh delapan kabupaten/kota. Kegiatan ini bertujuan menjaring atlet terbaik yang akan mewakili Kaltim pada ajang Pekan Olahraga Tradisional Nasional (Potradnas) di Gorontalo pada tahun 2025.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A Bagus Surya Saputra Sugiarta, saat ditemui di lokasi kegiatan yakni Halaman Parkir GOR Kadrie Oening, Sempaja, pada Rabu (09/07/2025).

“Dari total 10 kabupaten/kota di Kaltim, hanya 8 yang mengirimkan perwakilannya. Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dan Penajam Paser Utara (PPU) tidak mengirimkan atlet, meskipun kami sudah menunggu konfirmasi hingga tadi malam,” ujarnya.

Meski begitu, pihaknya menegaskan bahwa absennya dua daerah tersebut tidak mengurangi semangat seleksi. Dispora tetap menjalankan proses seleksi secara optimal dengan peserta yang hadir.

“Total ada sekitar 40 atlet yang ikut serta dalam seleksi ini. Mereka mengikuti tiga cabang olahraga tradisional, yakni gasing, sumpit, dan engrang,” jelas Bagus.

Setiap cabang olahraga diikuti oleh sekitar lima tim dari berbagai daerah. Namun, tidak semua peserta otomatis diberangkatkan ke tingkat nasional. Seleksi dilakukan untuk mencari yang terbaik di masing-masing cabang.

“Kalau kita berangkatkan semua, tidak ada fungsinya seleksi ini. Jadi prinsipnya, kami hanya akan membawa yang terbaik dari tiap kabupaten/kota sebagai wakil Kaltim di Potradnas,” tambahnya.

Bagus menjelaskan lebih lanjut bahwa satu cabang olahraga bisa terdiri dari beberapa atlet. Misalnya, untuk estafet engrang, bisa terdiri dari lima orang dalam satu tim. Untuk cabang sumpit, biasanya terdiri dari tiga orang per tim.

“Jadi kalau kita hitung, dari hasil seleksi ini akan terpilih sekitar 9 hingga 10 orang per cabang olahraga untuk dibawa ke tingkat nasional,” jelasnya.

Dengan diselenggarakannya seleksi ini, Dispora Kaltim berharap dapat menyaring atlet-atlet tradisional terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional serta menjaga eksistensi budaya olahraga tradisional di tengah generasi muda. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB