Dispora Kaltim Fokuskan Regenerasi Atlet Lewat Basis Pelajar dan Olahraga Tradisional

- Jurnalis

Kamis, 26 Juni 2025 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalimantan Timur, A. A Bagus Surya Saputra Sugiarta.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalimantan Timur, A. A Bagus Surya Saputra Sugiarta.

Infonusa.co, Samarinda – Kalangan pelajar di Kalimantan Timur (Kaltim) kini didorong menjadi garda depan pembangunan olahraga daerah. Tidak hanya sekadar peserta kompetisi, generasi muda mulai diposisikan sebagai aktor strategis dalam pembinaan usia dini sekaligus pelestari nilai budaya melalui cabang olahraga tradisional.

Kebijakan ini sejalan dengan arah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim yang menempatkan sektor pelajar sebagai fondasi regenerasi atlet lokal.

Lewat pola pembinaan terstruktur, talenta muda diarahkan mengembangkan potensi di lintasan olahraga, khususnya pada cabang bela diri seperti pencak silat dan karate.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, Bagus Saputra Sugiarta, menyebut bahwa pelibatan pelajar dalam olahraga kini menjadi bagian dari strategi pembangunan karakter sekaligus investasi prestasi masa depan.

“Kami ingin membentuk jalur pembinaan yang dimulai dari bangku sekolah. Di sanalah potensi besar itu tumbuh dan harus digarap maksimal,” ungkap Bagus.

Dispora menekankan, langkah ini bukan hanya mengejar kemenangan di kompetisi, melainkan membangun sistem pembinaan berjenjang untuk mencetak atlet tangguh dan berdaya saing di tingkat nasional.

Yang tak kalah penting, Dispora juga aktif menghidupkan kembali olahraga tradisional sebagai bagian dari identitas budaya Kaltim. Pendekatan ini dinilai efektif memperluas minat pelajar terhadap olahraga sekaligus menjaga warisan leluhur agar tetap relevan di era modern.

“Kami tidak ingin anak-anak hanya mengenal satu atau dua jenis olahraga. Kami ingin mereka punya kedekatan emosional dengan olahraga yang lahir dari budaya sendiri,” tambahnya.

Lebih jauh, olahraga dipandang sebagai sarana pembentukan mental, disiplin, dan solidaritas sosial. Dengan demikian, keterlibatan pelajar dianggap penting untuk mencetak generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya juang tinggi.

“Harapannya, olahraga bisa menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda. Tidak hanya membentuk tubuh bugar, tetapi juga mental yang tangguh serta semangat kebersamaan,” tandas Bagus. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru