Dispora Kaltim Bangun Ruang Inklusif, Pemuda Disabilitas Dilibatkan dalam Ekosistem Kepemudaan

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim.

Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim.

Infonusa.co, Samarinda – Perhatian terhadap pemuda disabilitas di Kalimantan Timur tak lagi sekadar wacana. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim menegaskan komitmennya untuk menciptakan ruang kepemudaan yang setara, inklusif, dan partisipatif bagi semua kalangan.

Selama hampir dua dekade, Dispora Kaltim konsisten menghadirkan kebijakan dan langkah strategis yang memberi ruang nyata bagi penyandang disabilitas. Bahkan sejak awal 2000-an, lembaga ini telah menempatkan pegawai dengan kompetensi juru bahasa isyarat (JBI) agar komunitas tuli bisa ikut serta dalam berbagai kegiatan kepemudaan.

“Sejak tahun 2000 kami sudah punya pegawai yang bisa bahasa isyarat, dan itu jadi kekuatan kami untuk memastikan teman tuli bisa ikut berproses bersama pemuda lain,” ungkap Rusmulyadi, Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim.

Tak hanya menyediakan akses komunikasi, Dispora juga aktif berkoordinasi dengan organisasi kepemudaan untuk menumbuhkan kesadaran tentang keberagaman. Pendampingan rutin dilakukan agar komunitas disabilitas tidak sekadar menjadi peserta, tetapi juga bagian penting dalam pengambilan keputusan.

“Kami ingin menciptakan ruang-ruang interaksi yang tidak hanya terbuka secara fisik, tapi juga inklusif secara sosial. Ini penting agar tidak ada pemuda yang merasa dikucilkan karena perbedaan kemampuan,” jelas Rusmulyadi.

Lebih jauh, Dispora Kaltim memberi ruang seluas-luasnya bagi pemuda difabel untuk menyampaikan aspirasi, kendala, hingga ide-ide mereka. Langkah ini dipandang sebagai upaya memperkuat kontribusi mereka dalam membanggakan nama daerah.

Menurut Rusmulyadi, banyak pemuda disabilitas yang memiliki potensi besar, namun kerap terkendala minimnya dukungan. Karena itu, program-program afirmatif berbasis kebutuhan kini mulai disiapkan untuk mendukung pengembangan mereka secara berkelanjutan.

“Memang belum ada program khusus saat ini, tapi arah ke sana sudah disiapkan. Yang jelas, sekarang pun kami terbuka sepenuhnya. Tidak ada pemuda yang dikecualikan dalam proses pembangunan,” tegasnya.

Dengan komitmen itu, Dispora Kaltim berharap ke depan ekosistem kepemudaan di Benua Etam dapat tumbuh semakin inklusif—di mana perbedaan bukan lagi batas, melainkan kekuatan bersama. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru