Data PJU Jalan Provinsi Dinilai Belum Akurat, DPRD Kaltim Minta Dishub Lakukan Pembenahan

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Ahmed Reza Fahlevi

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Ahmed Reza Fahlevi

Infonusa.co, Samarinda – Persoalan penerangan jalan umum (PJU) di ruas jalan provinsi kembali menjadi perhatian DPRD Kalimantan Timur. Komisi III menilai, ketersediaan data PJU yang belum lengkap berpotensi menghambat perencanaan pembangunan dan keselamatan pengguna jalan.

Isu tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi III DPRD Kaltim bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim yang membahas program prioritas tahun anggaran 2025. Rapat yang digelar di Balikpapan itu menyoroti sejumlah agenda strategis, namun pembahasan PJU dinilai belum tergarap secara komprehensif.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Ahmed Reza Fahlevi, menegaskan bahwa keakuratan data merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan infrastruktur. Ia menyebut, pemaparan Dishub masih didominasi rencana pembangunan dan rehabilitasi terminal serta pelabuhan, sementara kondisi penerangan jalan belum dijelaskan secara detail.

“Untuk terminal dan pelabuhan cukup jelas, tetapi terkait PJU kami belum mendapatkan gambaran utuh. Padahal ini menyangkut keselamatan masyarakat,” kata Reza.

Ia mengungkapkan, masih banyak ruas jalan provinsi yang minim penerangan, khususnya di jalur-jalur yang dilalui kendaraan berat dan memiliki tingkat lalu lintas tinggi. Kondisi tersebut dinilai rawan menimbulkan kecelakaan, terutama pada malam hari.

Karena itu, Komisi III meminta Dishub Kaltim segera melengkapi data PJU secara menyeluruh, mulai dari jumlah titik lampu yang terpasang, kondisi PJU yang tidak berfungsi, hingga kebutuhan penambahan pada tahun-tahun mendatang. Reza menekankan, perencanaan tanpa data yang valid berisiko membuat alokasi anggaran tidak tepat sasaran.

Selain pembenahan data, DPRD juga mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar program penerangan jalan tidak saling tumpang tindih. Menurut Reza, penerangan jalan merupakan bagian penting dari pelayanan publik yang harus direncanakan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.

“Kami ingin penerangan jalan dibangun sesuai kondisi riil. Jangan sampai masih banyak jalan provinsi yang gelap, sementara perencanaannya tidak berbasis data,” pungkasnya.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total
Yakob Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan Keberpihakan pada Sanggar Seni
Apresiasi Prestasi Seni Suara, Celni Pita Sari Berkomitmen Jadi Donatur Rutin Tahunan Borneo Cantata
Pemenuhan Air Bersih Ditarget 2029, DPRD Samarinda Desak Perumdam Lakukan Akselerasi Lebih Cepat
Atasi Masalah Banjir Kota Tepian, Deni Hakim Anwar Desak Pemkot Bangun Sistem Drainase Terintegrasi
Polemik Bagi Hasil Teras Samarinda Menghangat, Iswandi Ingatkan Pemkot Jaga Iklim Investasi Daerah
DPRD Samarinda Panggil Disdikbud dan Desak Pembenahan Komunikasi Terkait Tersendatnya Intensif Guru 
Sempat Mandek, Komisi IV DPRD Samarinda Hidupkan Kembali Raperda Penanggulangan HIV-TB
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:20 WIB

Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total

Senin, 25 Mei 2026 - 15:16 WIB

Yakob Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan Keberpihakan pada Sanggar Seni

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:11 WIB

Apresiasi Prestasi Seni Suara, Celni Pita Sari Berkomitmen Jadi Donatur Rutin Tahunan Borneo Cantata

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:08 WIB

Pemenuhan Air Bersih Ditarget 2029, DPRD Samarinda Desak Perumdam Lakukan Akselerasi Lebih Cepat

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:58 WIB

Polemik Bagi Hasil Teras Samarinda Menghangat, Iswandi Ingatkan Pemkot Jaga Iklim Investasi Daerah

Berita Terbaru