Dari Kaltim untuk Nusantara, Rusmulyadi Sebut Pertukaran Pemuda Jadi Panggung Belajar Hidup Bersama

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : Sub Koordinator, Kepemimpinan, Kepeloporan dan Kemitraan Pemuda, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rusmulyadi

foto : Sub Koordinator, Kepemimpinan, Kepeloporan dan Kemitraan Pemuda, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rusmulyadi

Infonusa.co, Samarinda — Bukan sekadar perjalanan singkat atau kunjungan wisata, program pertukaran pemuda yang kembali digelar tahun ini membawa misi lebih dalam: membangun kesadaran kebangsaan melalui pengalaman nyata hidup bersama masyarakat di pelosok desa.

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur menyebut program ini sebagai “sekolah kehidupan” bagi generasi muda. Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pengembangan Pemuda, Rusmulyadi, menegaskan bahwa setiap provinsi akan mengirimkan delegasi yang akan tinggal di desa-desa, menyatu dengan keseharian warga.

“Di sana, mereka tidak hanya belajar budaya, tapi ikut menanam, memasak, mengajar anak-anak, bahkan tidur di rumah-rumah penduduk. Nilai kebangsaan tumbuh dari pengalaman sederhana itu,” ungkapnya.

Menurutnya, pengalaman seperti ini tak bisa diperoleh dari bangku kelas. Tahun lalu, misalnya, pemuda Kaltim yang dikirim ke Kalimantan Selatan dan Bengkulu pulang dengan cerita-cerita tentang kebersamaan di sawah, pelajaran adat lokal, hingga cara warga setempat menjaga harmoni.

Seleksi untuk delegasi Kaltim tahun ini akan segera dibuka. Pemuda berusia 16–30 tahun dipersilakan mendaftar. Seleksi bukan hanya soal kelengkapan administrasi, tapi juga pengujian komitmen.

“Kami ingin melihat siapa yang benar-benar siap terjun langsung, bukan sekadar ikut acara seremonial,” jelas Rusmulyadi.

Program pertukaran ini, lanjutnya, menjadi wadah untuk menumbuhkan sikap disiplin, keberanian beradaptasi, dan jiwa kepemimpinan. “Pemuda yang berangkat, pulang bukan sebagai orang yang sama. Mereka kembali dengan perspektif baru tentang Indonesia yang beragam,” tambahnya.

Dispora Kaltim pun mengajak pemuda-pemudi daerah ini untuk berani mengambil kesempatan. “Setiap langkah kecil mereka di desa tujuan, pada akhirnya adalah kontribusi besar untuk mempererat persaudaraan antarbangsa,” pungkas Rusmulyadi. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

 

Berita Terkait

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi
Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir
Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan
Terbentur Keterbatasan Anggaran Wisata, Legislatif Samarinda Dorong Terobosan Wisata Budaya di Desa Pampang
Bahas Raperda LPJ APBD 2025, DPRD Samarinda Kaji Utang, Piutang, dan Aset Pemkot
Investasi Terus Meroket, Celni Pita Sari Nilai Samarinda Kian Dilirik untuk Ekspansi Bisnis
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:21 WIB

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi

Kamis, 3 September 2026 - 16:17 WIB

Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi

Rabu, 2 September 2026 - 16:15 WIB

Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

Berita Terbaru