Dana RT Dinilai Krusial di Akar Rumput, DPRD Kaltim Ingatkan Pentingnya Pengawasan Berlapis

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah.

Infonusa.co, Samarinda – Program bantuan dana Rukun Tetangga (RT) yang digulirkan pemerintah daerah menjadi salah satu instrumen penting dalam menjawab kebutuhan warga di tingkat lingkungan. Namun, besarnya peran dana tersebut juga menuntut adanya pengawasan yang lebih ketat agar pemanfaatannya tidak melenceng dari tujuan awal.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Syadiah, menegaskan bahwa dana RT menyentuh langsung kepentingan masyarakat, sehingga transparansi dan kepatuhan terhadap aturan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaannya.

“Karena dananya bersentuhan langsung dengan warga, pengawasan tidak boleh longgar. Jangan sampai ada penyalahgunaan yang akhirnya justru menimbulkan persoalan hukum,” ujarnya.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, evaluasi penting untuk menilai apakah bantuan yang diberikan benar-benar berdampak dan mampu menyelesaikan persoalan riil di lingkungan RT.

“Harus ada penilaian yang jelas, apakah dana itu efektif dan apakah masalah-masalah di lingkungan warga bisa teratasi,” tegasnya.

Syarifatul juga menekankan bahwa setiap penggunaan dana RT wajib mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Bila ditemukan indikasi penyimpangan, ia meminta pemerintah segera melakukan pembinaan agar tidak berkembang menjadi pelanggaran yang lebih serius.

“Kalau ada kekeliruan, pembinaan harus cepat dilakukan. Jangan dibiarkan sampai masuk ranah hukum,” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan agar dana RT digunakan sesuai skala prioritas kebutuhan lingkungan, seperti perbaikan fasilitas umum yang langsung dirasakan warga.

“Hal-hal sederhana seperti memperbaiki saluran air yang tersumbat itu contoh penggunaan dana yang tepat. Jangan keluar dari koridor yang sudah ditentukan,” pungkasnya. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB