Bagus Sebut Kejuaraan Burung Berkicau Dorong Peluang Ekonomi Lokal di Kaltim

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A. Bagus Surya Saputra

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A. Bagus Surya Saputra

Infonusa.co, Samarinda – Gelaran kejuaraan burung berkicau di Kalimantan Timur tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuka potensi besar bagi perekonomian lokal. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim melihat event ini sebagai peluang strategis untuk mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A. Bagus Surya Saputra, menjelaskan bahwa ekosistem kejuaraan burung berkicau bisa menghasilkan manfaat ekonomi jika dikelola dengan baik.

“UMKM bisa memanfaatkan event ini melalui pembuatan pakan burung, produksi kandang, aksesoris, hingga jasa perawatan burung. Ruangnya besar, tinggal dimaksimalkan oleh pelaku usaha lokal,” ujarnya.

Bagus menambahkan, masyarakat juga bisa mengambil peran aktif dalam berbagai penunjang kejuaraan. Dari kios perlengkapan burung, pengrajin sangkar, hingga jasa pelatihan burung, potensi usaha ini tidak hanya terbatas di kota besar, tetapi bisa berkembang hingga tingkat kecamatan.

“Ekosistem ini bisa tumbuh merata, bukan hanya di pusat kota. Dengan sinergi yang tepat, peluang bisnis bisa berkelanjutan dan mendorong ekonomi lokal,” tambahnya.

Dispora Kaltim menegaskan, melalui olahraga masyarakat seperti burung berkicau, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menciptakan ekonomi lokal yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.
(Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Jumat, 4 September 2026 - 16:57 WIB

Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda

Berita Terbaru