Infonusa.co, Samarinda – Gelaran kejuaraan burung berkicau di Kalimantan Timur tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuka potensi besar bagi perekonomian lokal. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim melihat event ini sebagai peluang strategis untuk mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A. Bagus Surya Saputra, menjelaskan bahwa ekosistem kejuaraan burung berkicau bisa menghasilkan manfaat ekonomi jika dikelola dengan baik.
“UMKM bisa memanfaatkan event ini melalui pembuatan pakan burung, produksi kandang, aksesoris, hingga jasa perawatan burung. Ruangnya besar, tinggal dimaksimalkan oleh pelaku usaha lokal,” ujarnya.
Bagus menambahkan, masyarakat juga bisa mengambil peran aktif dalam berbagai penunjang kejuaraan. Dari kios perlengkapan burung, pengrajin sangkar, hingga jasa pelatihan burung, potensi usaha ini tidak hanya terbatas di kota besar, tetapi bisa berkembang hingga tingkat kecamatan.
“Ekosistem ini bisa tumbuh merata, bukan hanya di pusat kota. Dengan sinergi yang tepat, peluang bisnis bisa berkelanjutan dan mendorong ekonomi lokal,” tambahnya.
Dispora Kaltim menegaskan, melalui olahraga masyarakat seperti burung berkicau, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menciptakan ekonomi lokal yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.
(Ina/Adv/DisporaKaltim)









