Infonusa.co, Samarinda– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim saat beberapa tahun lalu berimigrasi ke metode digitalisasi, bahkan dengan hadirnya aplikasi Srikandi percepatannya semakin meningkat.
Bahkan pendidikan menjadj pemerintahan yang terbilang awal bertransformasi pada digital. Hal ini bisa dilihat dari beralihnya sistem pendaftaran sekolah atau kuliah, beasiswa, hingga ke sistem akademik.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Kaltim, Ardiansyah. Mengatakan bahwa kewajiban menerapkan aplikasi Srikandi di kantor pemerintahan.
Semakin menambah laju peralihan ke sistem digital di lingkup Disdikbud Kaltim. “Pertama kita sudah masuk di era digitalisasi, revolusi digital di dunia. Dan kita juga implementasi Kurikulum Merdeka,” sambungnya pada Kamis (29/11/23).
“Dan memang, saya sudah punya rencana, sudah punya dalam grand design bahwa kita akan mendigitalisasi dunia pendidikan,” terangnya.
“Salah satunya dengan aplikasi Srikandi, aplikasi yang berbasis digital. Untuk tata naskah dan kearsipan,” kata Ardiansyah baru-baru ini.
Selain fitur integrasi yang mempercepat urusan birokrasi. Srikandi pada dasarnya adalah aplikasi kearsipan. Ini juga merupakan instrument penting lainnya dari sebuah organisasi pemerintahan.
“Kadang-kadang kita lalai tentang tata naskah dan arsip. Nah ini aplikasi sudah menyelaraskan tata naskah sama arsip,” tutupnya.(ak/adv)









