Anggaran Pusat Menyusut, DPRD Kaltim Tekankan Belanja Daerah Harus Lebih Terarah

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kaltim, Hassanuddin Mas’ud

Ketua DPRD Kaltim, Hassanuddin Mas’ud

Infonusa.co, Samarinda – Berkurangnya alokasi transfer anggaran dari pemerintah pusat menuntut pemerintah daerah lebih berhati-hati dalam mengelola belanja publik. DPRD Kalimantan Timur mengingatkan agar penyesuaian fiskal tidak berujung pada terganggunya layanan dasar masyarakat.

Ketua DPRD Kaltim, Hassanuddin Mas’ud, menegaskan bahwa kondisi fiskal yang semakin ketat harus disikapi dengan pengelolaan anggaran yang rasional, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan riil warga.

“Ketika anggaran dari pusat berkurang, daerah memang harus melakukan penyesuaian. Tapi yang tidak boleh berubah adalah komitmen melindungi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Hassanuddin menilai tantangan utama pemerintah daerah saat ini bukan hanya memangkas atau menggeser anggaran, melainkan memastikan setiap rupiah belanja benar-benar memberi dampak langsung bagi publik. Karena itu, penyusunan skala prioritas menjadi kunci utama.

“Program-program yang bersifat mendesak dan menyentuh kebutuhan dasar harus tetap dijaga. Yang bisa ditunda, ya ditunda,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar proses refocusing anggaran dilakukan secara objektif, berbasis kebutuhan, serta tidak dipengaruhi kepentingan jangka pendek. Menurutnya, pengetatan fiskal justru menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas perencanaan dan efektivitas belanja daerah.

Selain itu, Hassanuddin menekankan pentingnya transparansi dalam setiap perubahan kebijakan anggaran. DPRD, kata dia, siap terlibat aktif dalam pembahasan agar setiap keputusan dapat dipertanggungjawabkan secara publik.

“Setiap penyesuaian harus punya dasar yang jelas dan melalui kajian matang. Jangan asal memotong atau memindahkan anggaran tanpa perhitungan,” tutupnya.

DPRD Kaltim memastikan akan terus mengawal kebijakan anggaran daerah agar tetap berpihak pada masyarakat, sekalipun tekanan fiskal dari pusat semakin besar.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru