Ananda Nilai Potensi Sungai Mahakam Belum Maksimal Dikonversi Jadi PAD Kaltim

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis

Infonusa.co, Samarinda – Alur Sungai Mahakam yang setiap hari dilintasi kapal pengangkut komoditas bernilai tinggi dinilai belum memberikan kontribusi optimal bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Timur. Padahal, sungai tersebut merupakan salah satu aset strategis terbesar yang dimiliki provinsi ini.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menyebut bahwa meski PAD Kaltim tergolong tinggi dibandingkan sejumlah provinsi lain, masih terdapat ruang besar untuk peningkatan, khususnya melalui pemanfaatan aset daerah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Kalau dilihat secara angka, PAD kita memang cukup baik. Tapi kalau ditelusuri lebih jauh, dari sisi pengelolaan aset dan BUMD, potensinya belum digarap secara maksimal,” ujarnya.

Ananda menyoroti Sungai Mahakam sebagai jalur distribusi utama berbagai komoditas strategis, mulai dari hasil tambang hingga logistik industri. Menurutnya, aktivitas ekonomi bernilai triliunan rupiah yang berlangsung setiap hari seharusnya bisa memberi dampak langsung bagi pendapatan daerah.

“Kita punya sungai yang panjang dan sangat vital. Setiap hari ratusan kapal membawa komoditas bernilai besar. Seharusnya Kalimantan Timur bisa mendapatkan manfaat yang lebih nyata dari aktivitas itu,” katanya.

Ia mengakui bahwa kewenangan pengelolaan alur sungai berada di tangan pemerintah pusat. Namun demikian, Ananda menilai pemerintah daerah tetap memiliki ruang untuk mengoptimalkan potensi tersebut melalui koordinasi dan skema kerja sama yang tepat.

Sebagai langkah awal, DPRD Kaltim bersama sejumlah instansi telah menggelar rapat lintas sektor. Pertemuan tersebut melibatkan KSOP, Pelindo, BMS, Dinas Perhubungan, serta Komisi II DPRD Kaltim untuk membahas strategi penguatan kontribusi Sungai Mahakam terhadap PAD.

“Kami mendorong semua pihak yang terlibat agar duduk bersama dan mencari pola terbaik supaya potensi alur Sungai Mahakam bisa benar-benar memberi nilai tambah bagi daerah,” jelasnya.

Ananda menegaskan, peningkatan PAD bukan sekadar soal angka, tetapi berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan publik. Jika potensi daerah dapat dikelola secara optimal, maka manfaatnya akan kembali ke masyarakat.

“Dengan pendapatan yang lebih kuat, pendidikan bisa digratiskan, layanan kesehatan bisa diperluas, dan pembangunan infrastruktur tidak lagi terkendala. Aset kita luar biasa, tinggal bagaimana mengelolanya dengan lebih serius,” pungkasnya. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru