Infonusa.co, Tenggarong – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani memanfaatkan momen istimewa ulang tahunnya yang ke-46 sebagai titik tolak memperkuat komitmen dan semangat membangun daerah.
Usai acara syukuran, ia menyampaikan kepada awak media bahwa visi dan misi Kukar Idaman harus diwujudkan dengan langkah-langkah nyata untuk menjadikan Kukar lebih maju, mapan, mandiri, dan terus berbenah.
“Visi-misi Kukar Idaman terbaik kan tentu bahwa dia harus lebih maju, lebih mapan, lebih mandiri, dan terus berbenah. Semua pembangunan harus berkelanjutan,” tegasnya, Kamis (7/8/2025).
Dia menekankan, motivasi untuk bekerja maksimal harus selalu dijaga, sehingga pembangunan daerah bisa dilakukan secara terarah dan berkesinambungan.
Yani juga mengakui, meski sudah banyak kemajuan yang dicapai, masih ada sejumlah kekurangan yang perlu diprioritaskan. Perencanaan yang matang, pelaksanaan yang konsisten, serta evaluasi yang berkelanjutan menjadi kunci untuk mewujudkan perubahan positif di berbagai sektor.
“Walaupun di sana-sini masih ada kekurangan, masih ada yang perlu diprogress, masih ada yang perlu direncanakan dengan baik, ya tentu harapan kita bagaimana itu bisa kita lakukan, kita rubah,” ujarnya.
Momen ulang tahun ini disebutnya sebagai spirit baru untuk mendorong perubahan lebih baik bagi Kukar. Bagi politikus PDI Perjuangan ini, predikat terbaik berarti setiap hari harus membawa perbaikan dibandingkan hari sebelumnya, dan hari esok harus lebih baik daripada hari ini. Prinsip inilah yang ingin ia tanamkan dalam kerja-kerja pembangunan di Kukar.
Selain itu, ia mengingatkan, kata sukses dan berhasil harus menjadi pemicu untuk lebih banyak berbuat, sekaligus memperbesar rasa tanggung jawab terhadap setiap ucapan dan tindakan.
Menurutnya, seluruh rencana dan niat baik, khususnya dari pemerintah kabupaten, wajib diimplementasikan di lapangan dan tidak berhenti sebagai wacana atau dokumen.
“Kalau pemerintah kabupaten punya visi-visi, itu harus diimplementasikan. Jangan hanya sekadar diomongkan atau ditulis di atas kertas. Harus dilaksanakan dan diimplementasikan,” tambahnya.
Di akhir wawancara, ia menekankan pentingnya kerja sama dan gotong royong dalam membangun daerah.
“Intinya adalah kerja. Dan kerja itu dilakukan dengan bergotong royong. Bersama-sama, bersatu dalam rangka mencapai suatu tujuan,” pungkasnya. (Adv)









