Abdulloh Tegaskan Disiplin Waktu Proyek Infrastruktur: Kontraktor Tak Bisa Lagi Alasan Teknis

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh

Infonusa.co, Samarinda – Mendekati berakhirnya tahun anggaran 2025, DPRD Kalimantan Timur memilih bersikap lebih tegas dalam mengawal proyek-proyek infrastruktur. Fokus utama diarahkan pada kepastian waktu penyelesaian agar pekerjaan tidak menumpuk di penghujung tahun dan berdampak pada kualitas serta administrasi keuangan daerah.

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh, menyampaikan bahwa pengawasan kini diperketat untuk memastikan setiap kegiatan pembangunan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati sejak awal kontrak.

Menurutnya, langkah ini bukan semata soal percepatan fisik proyek, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ketertiban pengelolaan anggaran daerah.

“Kalau proyek molor, dampaknya bukan hanya ke fisik bangunan, tetapi juga ke laporan keuangan dan perencanaan tahun berikutnya,” ujarnya.

Sebagai bagian dari pengawasan tersebut, Komisi III baru-baru ini menggelar rapat kerja bersama Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan Kaltim. Rapat itu difokuskan pada evaluasi progres proyek prioritas yang dikerjakan sepanjang 2025, sekaligus memetakan potensi hambatan yang bisa mengganggu penyelesaian tepat waktu.

Abdulloh menegaskan, kontraktor tidak boleh lagi menjadikan alasan teknis sebagai pembenaran atas keterlambatan pekerjaan. Setiap pencairan anggaran, kata dia, harus berbasis progres riil di lapangan, bukan sekadar laporan administratif.

“Kontrak sudah mengatur jadwal dengan jelas. Jadi kedisiplinan waktu adalah kewajiban, bukan pilihan,” tegasnya.

Untuk memastikan pengawasan berjalan efektif, Komisi III juga akan mengintensifkan kunjungan lapangan. Para anggota dewan dijadwalkan memantau langsung proyek-proyek infrastruktur di daerah pemilihan masing-masing guna melihat kondisi riil di lapangan.

“Pengawasan tidak cukup dari ruang rapat. Kami harus turun langsung agar target pembangunan benar-benar tercapai,” tutup Abdulloh.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru