Infonusa.co, Tenggarong – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Abdul Rasid, melaksanakan reses di Kelurahan Maluhu untuk menyerap aspirasi warga, Senin (4/8/2025).
Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi masyarakat setempat untuk menyampaikan usulan dan kebutuhan mereka, yang kali ini banyak mengarah pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi generasi muda.
Dalam pertemuan tersebut, Politikus Golkar tersebut menyampaikan bahwa mayoritas infrastruktur di Kelurahan Maluhu saat ini sudah tergolong memadai. Jalan utama telah diperbaiki, fasilitas umum cukup memadai, dan bantuan pemerintah di berbagai sektor telah dirasakan warga.
“Kalau infrastruktur, ya mungkin tinggal sedikit saja lagi yang perlu dibenahi. Sekarang fokus kita bagaimana meningkatkan SDM masyarakat di sana,” ujarnya.
Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah perlunya peningkatan keterampilan bagi pemuda dan karang taruna setempat. Dia menilai, pembinaan terhadap kelompok pemuda sangat penting agar mereka memiliki keahlian yang dapat membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja baru.
“Karang taruna yang ada di sana harus kita dorong. Kalau mereka memiliki keterampilan khusus, misalnya di bidang perbengkelan, teknologi informasi, kerajinan, atau pengolahan hasil pertanian, mereka bisa mandiri dan bahkan menciptakan peluang usaha untuk orang lain,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pelatihan dan program pemberdayaan yang berkesinambungan. Menurutnya, pemerintah daerah bersama pihak terkait perlu menghadirkan program pelatihan berbasis kebutuhan lokal.
“Kita tidak ingin pelatihan hanya seremonial. Harus ada keberlanjutan, pendampingan, dan akses permodalan, supaya keterampilan yang diperoleh benar-benar bisa dimanfaatkan,” tambahnya.
Selain itu, Rasid melihat pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan kemitraan yang baik, hasil pelatihan bisa langsung dihubungkan dengan peluang pasar, sehingga keterampilan yang diperoleh pemuda dapat dioptimalkan untuk menghasilkan pendapatan.
“Kalau ada kerja sama dengan pihak swasta atau koperasi, produk atau jasa yang dihasilkan pemuda bisa langsung terserap pasar. Ini akan membuat semangat mereka meningkat,” paparnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi ini agar masuk ke dalam program prioritas pembangunan daerah. Rasid optimistis, dengan infrastruktur yang sudah relatif baik dan fokus baru pada peningkatan SDM, Kelurahan Maluhu dapat berkembang menjadi wilayah yang mandiri secara ekonomi dan mampu mencetak wirausahawan muda.
“Kita ingin Maluhu tidak hanya maju dari segi fisik, tapi juga dari kualitas manusianya. Kalau pemudanya terampil, masyarakatnya kreatif, Maluhu akan menjadi contoh sukses pemberdayaan di Kukar,” pungkasnya. (Adv)









