Infonusa.co, PPU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Sujiati, memberikan apresiasi tinggi kepada para petani dan nelayan asal PPU yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) Kalimantan Timur XI Tahun 2025 di Taman Budaya Sendawar, Kutai Barat.
Selama sepekan pelaksanaan kegiatan tersebut, sebanyak 70 peserta kontingen PPU turut berkompetisi di berbagai lomba adu keterampilan dan inovasi. Hasilnya pun menggembirakan beberapa cabang berhasil meraih juara di tingkat provinsi.
“Untuk lomba unjuk tangkas alat dan mesin pertanian (Alsintan), kita berhasil meraih juara III. Di lomba unjuk tangkas peralatan pasca panen mendapat harapan I, sementara lomba asah terampil memperoleh juara III. Untuk kategori menjala bagi nelayan jala berhasil meraih juara II, dan lomba unjuk tangkas nelayan juga memperoleh juara III,” jelas Sujiati, Rabu (2/7/2025).
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan semangat luar biasa dari peserta, meskipun masih dihadapkan pada berbagai keterbatasan fasilitas dan dukungan.
“Secara keseluruhan, penampilan mereka sangat baik bila dibandingkan dengan daerah lain. Ini menunjukkan potensi besar petani dan nelayan kita untuk terus berkembang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sujiati menyampaikan bahwa prestasi yang diraih kontingen PPU akan menjadi modal penting untuk melangkah ke ajang Pekan Nasional KTNA tahun 2026.
“Alhamdulillah, capaian ini sudah tercatat di tingkat provinsi. Mereka juga dipersiapkan untuk mewakili PPU di ajang nasional mendatang,” tambahnya.
Ia pun berharap seluruh peserta mampu mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan berlangsung untuk kemajuan sektor pertanian dan perikanan di daerah.
“Mudah-mudahan ilmu dan teknologi yang mereka pelajari mulai dari teknik unjuk tangkas, inovasi alat, hingga uji coba benih unggul bisa diterapkan di wilayah sendiri,” harapnya.
Menutup keterangannya, Sujiati menegaskan bahwa verifikasi peserta yang akan mewakili PPU pada tingkat nasional akan tetap dilakukan secara ketat oleh Dinas Pertanian dan KTNA.
“Tetap ada proses verifikasi keberangkatan kontingen nanti. Dinas Pertanian dan KTNA yang mengetahui secara detail peserta yang akan dikirim,” pungkasnya. (aw/adv/dprd/ppu)









