Viral Protes Warga soal Biaya di Pantai Manggar, DPRD Kaltim Minta Pemkot Balikpapan Transparan Soal Retribusi

- Jurnalis

Jumat, 4 Juli 2025 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo.

Infonusa.co, Balikpapan – Keluhan warga terhadap kebijakan pembayaran berlapis di kawasan wisata Pantai Manggar, Balikpapan, menjadi viral di media sosial. Warga menyoroti bahwa meski sudah membayar retribusi masuk, mereka masih harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menggunakan toilet umum dan menyewa tempat duduk.

Hal tersebut pun memunculkan reaksi dari legislatif yang merupakan Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Sigit Wibowo, yang juga merupakan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan,.

Dirinya angkat bicara dan memberi himbauan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk segera memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat.

“Artinya, pemerintah harus jelas. Aturan dan tata tertibnya harus disosialisasikan secara menyeluruh ke masyarakat. Kalau sudah bayar retribusi masuk, apakah itu sudah termasuk fasilitas seperti WC dan tempat duduk? Ini harus dijelaskan,” kata Sigit.

Dirinya menegaskan bahwa protes warga adalah hal yang sah selama disampaikan dengan cara yang tepat, namun pemerintah juga berkewajiban menjawab keluhan masyarakat secara transparan.

“Kalau sudah ada retribusi masuk, pemerintah harus jelaskan itu digunakan untuk apa saja. Kalau memang belum mencakup semua fasilitas, bisa saja dinaikkan, asalkan disertai penjelasan yang jujur dan terbuka,” ujar politisi asal Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Sigit juga menyoroti kemungkinan adanya pungutan liar jika terdapat fasilitas yang mengenakan biaya tambahan tanpa dikelola secara resmi oleh pemerintah.

“Kalau fasilitas itu tidak termasuk dalam retribusi resmi, itu bisa dikategorikan pungutan liar. Harus ada penertiban. Tapi jika memang legal dan masuk bagian dari pengelolaan, pemerintah harus menyampaikan itu sejak awal agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” tegasnya.

Lebih jauh, Sigit mengingatkan pentingnya komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, agar kebijakan retribusi tidak menimbulkan persepsi negatif atau kesan pembebanan berlebihan.

“Masalah ini sebenarnya soal transparansi informasi. Intinya masyarakat itu hanya butuh kepastian,” tutupnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi
Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir
Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan
Terbentur Keterbatasan Anggaran Wisata, Legislatif Samarinda Dorong Terobosan Wisata Budaya di Desa Pampang
Bahas Raperda LPJ APBD 2025, DPRD Samarinda Kaji Utang, Piutang, dan Aset Pemkot
Investasi Terus Meroket, Celni Pita Sari Nilai Samarinda Kian Dilirik untuk Ekspansi Bisnis
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:21 WIB

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi

Kamis, 3 September 2026 - 16:17 WIB

Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi

Rabu, 2 September 2026 - 16:15 WIB

Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

Berita Terbaru