Tatap Tajam Penerangan yang Minim di Samarinda, Sugiyono Tekankan Pemerataan LPJU

- Jurnalis

Rabu, 11 Juni 2025 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Sugiyono. (ist)

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Sugiyono. (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Kota Samarinda yang merupakan Ibukota Kalimantan Timur (Kaltim) menuai tatapan tajam dari berbagai kalangan terkait kurang penerangan jalan dibeberapa wilayah yang terlihat.

Sehingga menyulut respon dari Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Sugiyono, yang mengatakan bahwa Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) harus segera ditindaklanjuti dengan serius.

Pasalnya minimnya LPJU dapat berdampak pada sitausi keselamatan dan kemanan masyarakat Samarinda, juga dapat meningkatkan kriminalitas terjadi akibat kurangnya penerangan.

Menurut Sugiyono, beberapa titik rawan seperti Jalan DI Panjaitan dan Jalan Pangeran Antasari kerap gelap gulita pada malam hari, padahal keduanya merupakan jalur vital yang padat kendaraan.

“Kurangnya pencahayaan itu berisiko tinggi. Banyak kecelakaan lalu lintas terjadi karena visibilitas pengemudi buruk, dan kondisi ini juga memberi peluang bagi aksi kejahatan jalanan,” jelasnya.

Lebih lanjut, mantan ketua DPRD Samarinda itu menekankan bahwa penerangan jalan bukan sekadar soal estetika kota, melainkan perlindungan pertama terhadap ancaman kriminalitas.

“Kita bicara tentang anak-anak yang pulang belajar malam, ibu-ibu yang baru selesai kerja shift malam, dan pengendara yang melintasi daerah-daerah sunyi. Mereka semua rentan kalau jalanan gelap,” ungkapnya.

Sugiyono juga mengaitkan isu ini dengan pentingnya perencanaan pembangunan yang berpihak pada warga pinggiran. Dirinya menyoroti bahwa selama ini fokus pembangunan terlalu terkonsentrasi di pusat kota, sementara kawasan padat penduduk di pinggiran masih minim infrastruktur dasar.

“Keselamatan itu hak semua warga, bukan hanya yang tinggal di pusat kota. Jangan biarkan ketimpangan infrastruktur membuat sebagian warga merasa tidak diperhatikan,” Ihwalnya.

Tak hanya menyoal LPJU, Sugiyono turut menekankan bahwa pembenahan jalan rusak dan drainase yang baik juga berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Sugiyono berharap ke depan, Pemkot Samarinda maupun Pemerintah Provinsi Kaltim dapat mempercepat pemerataan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Kalau kita serius membangun kota yang inklusif, maka keamanan dan kenyamanan harus jadi prioritas utama, bukan sekadar bonus,” tutup Sugiyono. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru