Infonusa.co, Tenggarong – Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Sri Muryani, menanggapi program bantuan Rp150 juta per RT yang dicanangkan Pemkab Kukar.
Ia mengingatkan agar pelaksanaan program tersebut dilakukan secara hati-hati mengingat besarnya anggaran yang diperlukan.
“Kukar memiliki sekitar 3.000 RT. Kalau masing-masing menerima Rp150 juta, maka total anggarannya luar biasa besar. Karena itu harus benar-benar disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.
Menurut dia, jika kondisi keuangan daerah menurun, maka alokasi anggaran program ini bisa dipertimbangkan kembali.
“Kalau memungkinkan, nilainya bisa dikurangi setengah agar tidak terlalu membebani,” jelasnya.
Meski begitu, dia menegaskan program ini merupakan bagian dari janji politik Bupati dan Wakil Bupati Kukar terpilih sehingga tetap menjadi hak prerogatif kepala daerah.
Namun, Sri menekankan agar program berbasis RT ini harus menyasar kebutuhan mendasar masyarakat.
“Yang paling penting, program RT ini benar-benar menyentuh sektor penting seperti kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan dasar lainnya. Harus tepat sasaran agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tandasnya. (Adv)









