Sopan Sopian Dorong Solusi Darurat dan Permanen Atasi Longsor di Desa Batuq, Muara Muntai

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 03:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sopan Sopian Anggota DPRD Kukar Dapil VI. (Istimewa)

Sopan Sopian Anggota DPRD Kukar Dapil VI. (Istimewa)

Infonusa.co, Tenggarong – Longsor yang terjadi di Desa Batuq, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), akibat abrasi di tepian Sungai Mahakam, menimbulkan ancaman serius bagi akses transportasi masyarakat setempat.

Jalan utama desa yang berfungsi sebagai jalur vital penghubung warga kini mengalami kerusakan cukup parah. Jika tidak segera ditangani, akses menuju permukiman dapat terputus total dan menghambat aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kukar dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI, Sopan Sopian, menegaskan perlunya langkah cepat sekaligus solusi permanen.

Ia menyampaikan bahwa langkah darurat yang paling memungkinkan saat ini adalah pembangunan jalur alternatif agar mobilitas warga tetap terjamin.

“Kerusakan jalan ini tidak bisa menunggu terlalu lama. Sebagai solusi cepat, kami mengusulkan dibuat jalur alternatif supaya warga masih bisa beraktivitas, mengangkut hasil pertanian, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terhambat,” ujarnya pada Jumat (22/8/2025).

Ia mengungkapkan, pihak desa melalui kepala desa setempat juga sudah menyiapkan lahan yang dapat digunakan untuk pembangunan jalur darurat tersebut.

Namun, Sopan menekankan bahwa jalur alternatif hanyalah solusi sementara. Menurutnya, langkah yang lebih permanen tetap harus direncanakan agar kejadian serupa tidak terus berulang di masa mendatang.

“Kalau hanya jalur alternatif, itu sifatnya sementara. Kita tetap butuh upaya permanen, misalnya dengan membangun turap di sepanjang tepi sungai. Dengan begitu, jalan utama bisa lebih aman dan terlindungi dari ancaman abrasi,” jelasnya.

Selain pembangunan turap, Sopan juga menilai perlu adanya kajian teknis dari instansi terkait, terutama Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Ia menambahkan, persoalan abrasi di sepanjang Sungai Mahakam bukan hanya terjadi di Desa Batuq, melainkan juga di sejumlah desa lain di Kecamatan Muara Muntai maupun wilayah lain di Kukar.

“Kalau penanganan dilakukan hanya per titik, masalah ini akan terus berulang. Harus ada strategi jangka panjang yang melibatkan perencanaan anggaran, peran instansi teknis, dan juga partisipasi masyarakat. Dengan begitu, jalur transportasi masyarakat di tepi sungai bisa benar-benar aman,” pungkasnya. (Adv)

Berita Terkait

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota
Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif
Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar
DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa
Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner
DPRD Kukar Soroti Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Muara Muntai
Ketua DPRD Kukar Minta Program Rp150 Juta per RT Dikaji Ulang
Ketua DPRD Kukar Desak Evaluasi HGU PT BDA
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 September 2025 - 18:22 WIB

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota

Sabtu, 6 September 2025 - 17:11 WIB

Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif

Sabtu, 6 September 2025 - 17:02 WIB

Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar

Sabtu, 6 September 2025 - 16:59 WIB

DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa

Sabtu, 6 September 2025 - 16:39 WIB

Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner

Berita Terbaru