Shemmy Kawal Kawasan Kumuh dan Banjir di Kota Bontang Dalam Agenda Musrenbang RKPD 2026

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Shemmy Permata Sari Hadiri Musrenbang RKPD Kota Bontang Tahun 2026. (Foto : Humas DPRD Kaltim)

Anggota DPRD Kaltim, Shemmy Permata Sari Hadiri Musrenbang RKPD Kota Bontang Tahun 2026. (Foto : Humas DPRD Kaltim)

Infonusa.co, Samarinda – Sorotan tajam terhadap isu kawasan kumuh dan banjir mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Bontang Tahun 2026. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Shemmy Permata Sari, hadir dengan komitmen kuat mengawal penuh pembangunan Kota Taman dari level provinsi.

Musrenbang yang digelar di Pendopo Wali Kota Bontang, Senin (14/4/2025), dibuka oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan menghadirkan sejumlah narasumber penting, termasuk Kabid PPM Bappeda Kaltim Wahyu Gatut Purboyo, Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan, serta Sekretaris Daerah Aji Erlynawati.

Shemmy, yang kini duduk di Komisi II DPRD Kaltim membidangi keuangan dan perekonomian secara gamblang menyatakan dukungannya terhadap arah pembangunan Kota Bontang. Salah satu poin yang ia soroti adalah pentingnya sinergi lintas level pemerintahan dalam menghadapi persoalan mendesak kota.

“Sebagai wakil dari Dapil VI, tentu saya punya tanggung jawab moral untuk mendorong percepatan pembangunan di Bontang. Khususnya dalam hal bantuan keuangan (Bankeu) dari pemerintah provinsi yang bisa digunakan untuk program strategis seperti pengentasan kawasan kumuh dan penanganan banjir,” ungkapnya.

Menurut Shemmy, tantangan Bontang tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah kota. Butuh kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pusat agar intervensi kebijakan dan anggaran bisa lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Kita ingin Bontang tumbuh lebih cepat, lebih tertata, dan lebih manusiawi. Tapi itu semua butuh dukungan dari atas, baik secara fiskal maupun kebijakan,” terangnya.

Ia juga menegaskan komitmen DPRD Kaltim untuk terus menjadi jembatan komunikasi dan koordinasi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah pembangunan Bontang. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru