Serapan Minim, Fachrudin Tekankan Skala Prioritas dalam APBD 2026

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fachrudin Anggota DPRD Kukar Dapil IV.

Fachrudin Anggota DPRD Kukar Dapil IV.

Infonusa.co, Tenggarong – Anggota DPRD Kukar dari Dapil IV, Fachrudin menegaskan bahwa pembahasan aspirasi masyarakat dari hasil reses terus berlanjut melalui komunikasi dengan dinas-dinas terkait dan rapat-rapat resmi di DPRD.

Menurutnya, serapan APBD yang masih minim membuat pihaknya harus benar-benar menyeleksi usulan yang masuk sesuai dengan skala prioritas.

“Sebagian dinas sudah kita komunikasikan, bahkan ada yang kemarin sempat RDP untuk membahas kegiatan-kegiatan tahun 2026. Kalau skala prioritas, ya tentu kita bahas bersama agar tepat sasaran,” ujarnya pada Sabtu (30/8).

Ia menjelaskan, proses pembahasan anggaran cukup panjang, mulai dari rapat banggar hingga penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Setelah itu, masih akan ada tahapan-tahapan lain sebelum APBD 2026 benar-benar rampung.

“Kita sudah beberapa kali rapat banggar untuk KUA-PPAS, tapi setelah ini masih banyak rapat-rapat lanjutan. Tradisinya, biasanya APBD akan dirampungkan di akhir tahun, kurang lebih akhir November,” terangnya.

Menurut Fachrudin, beban belanja wajib (mandatory spending) juga menjadi salah satu faktor utama yang harus diperhatikan. Sesuai ketentuan, 10% dari APBD dialokasikan untuk kesehatan dan 20% untuk pendidikan.

“Kalau bicara mandatori spending, itu sudah jelas. Pendidikan minimal 20%, kesehatan 10%. Rutin kita di Kukar ini sudah mencapai lebih dari Rp3 triliun. Jadi sisanya itu yang harus benar-benar kita tata agar usulan dari masyarakat bisa terakomodasi,” jelasnya.

Politisi PAN tersebut menambahkan, meski anggaran pembangunan terbatas karena terserap belanja rutin, DPRD bersama pemerintah daerah tetap berupaya menyalurkan program-program prioritas, terutama yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

“Kita ini masih lihat serapan APBD yang minim, apalagi banyak sekali kebutuhan prioritas. Tapi tentu kita usahakan aspirasi masyarakat tetap berjalan, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” pungkasnya. (Adv)

Berita Terkait

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota
Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif
Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar
DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa
Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner
DPRD Kukar Soroti Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Muara Muntai
Ketua DPRD Kukar Minta Program Rp150 Juta per RT Dikaji Ulang
Ketua DPRD Kukar Desak Evaluasi HGU PT BDA
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 September 2025 - 18:22 WIB

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota

Sabtu, 6 September 2025 - 17:11 WIB

Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif

Sabtu, 6 September 2025 - 17:02 WIB

Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar

Sabtu, 6 September 2025 - 16:59 WIB

DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa

Sabtu, 6 September 2025 - 16:39 WIB

Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner

Berita Terbaru