Sarkowi Sebut Perlunya Peran Orangtua Dalam Pendidikan Dokter, Tak Bisa Hanya Andalkan Gratispol

- Jurnalis

Rabu, 2 Juli 2025 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry.

Infonusa.co, Samarinda — Program pendidikan gratis atau Gratispol yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dinilai telah membuka akses luas bagi masyarakat, termasuk dalam pembiayaan kuliah kedokteran. Namun, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry, mengingatkan bahwa peran serta orang tua tetap krusial dan tidak bisa digantikan sepenuhnya oleh negara.

Menurut Sarkowi, meskipun pemerintah telah menanggung sebagian besar biaya pendidikan melalui Pergub tentang Gratispol, masih ada kebutuhan akan partisipasi keluarga—terutama dalam pendidikan yang biayanya tinggi, seperti kedokteran dan dokter spesialis.

“Kalau kita pikir sebelum ada Gratispol, banyak orang tua yang tetap sanggup menyekolahkan anaknya. Tapi sekarang, karena ada subsidi dari pemerintah, semua berharap dibiayai penuh. Itu tidak seimbang,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (2/7/2025).

Ia menilai pemahaman yang keliru soal subsidi bisa berdampak pada pola pikir masyarakat. Menurutnya, bantuan dari pemerintah semestinya dimaknai sebagai dukungan, bukan sebagai alasan untuk melepas tanggung jawab pribadi.

“Kalau ada selisih UKT Rp1 juta saja, masa orang tua enggan menambah? Padahal sebelumnya mereka harus bayar penuh. Harusnya ini dilihat sebagai bentuk gotong royong dalam pendidikan,” jelasnya.

Sarkowi menyoroti fenomena di mana masyarakat seolah-olah menggantungkan sepenuhnya pembiayaan kepada pemerintah, termasuk pada bidang pendidikan tinggi spesialis yang memerlukan investasi besar dan jangka panjang.

“Pemerintah hadir sebagai penopang, tapi keberhasilan pendidikan tetap menjadi tanggung jawab bersama. Jangan sampai semua diserahkan ke negara tanpa ada kontribusi dari keluarga,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program seperti Gratispol membutuhkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Menurutnya, ketiganya harus saling melengkapi, terutama dalam menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di daerah 3T.

“Masih banyak wilayah kita yang kekurangan dokter. Kalau hanya menunggu pemerintah, itu tidak cukup. Orang tua dan kampus juga harus ambil bagian, baik dalam rekrutmen maupun pembiayaan,” pungkasnya.

Dengan pemahaman yang kolektif dan saling mendukung, Sarkowi optimistis pemerataan pendidikan khususnya di bidang kesehatan akan lebih mudah tercapai. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB