Samsun Berharap Sektor Ekonomi Sustainable Mampu Menopang Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

- Jurnalis

Kamis, 30 Maret 2023 - 03:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun. (Foto: Infonusa.co/ARF)

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun. (Foto: Infonusa.co/ARF)

Infonusa.co, Samarinda – Sampai saat ini sektor batubara dan mineral masih menjadi tumpuan dalam menopang perekonomian Kalimantan Timur (Kaltim). Adanya peningkatan harga batu bara pada tahun 2022 membuat ekonomi Kaltim meningkat sebesar 4,48 persen dibandingkan tahun 2021 yang hanya sebesar 2,55 persen.

Mendominasinya dua sektor tersebut terhadap perekonomian Kaltim membuat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim menghimbau agar Pemertintah Provinsi (Pemprov) agar tidak ketergantungan dengan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Memang dua sektor ini diyakini masih akan terus mendominasi dalam beberapa tahun mendatang.

“Ada prediksi ekonomi Kaltim akan semakin bertumbuh secara signifikan di tahun 2022 ke 2023 dengan catatan, leading sektornya masih disitu (batu bara dan mineral),” ujar Samsun, saat diwawancarai awak media, Kamis (30/3/2023).

Sektor-sektor perekonomian yang sustainable dan bersifat jangka panjang diharapkan mampu menopang peningkatan ekonomi di Kaltim kedepannya. Karena, sektor dengan kategori substainable ini lebih menarik, sehat dan kuat. Maksudnya, tidak rentan terhadap goncangan yang biasanya ditopang hanya satu bidang saja.

“Banyak sektor-sektor pertumbuhan ekonomi lainnya yang bisa kita genjot untuk Kaltim. Sektor pariwisata, pertanian, jasa dan lainnya juga bisa berperan. Ini harus kita optimalkan. Hanya saja hingga saat ini, saya lihat belum ada keseriusan menuju kearah sana,” jelas Samsun.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini menegaskan bahwa pertumbuhan dan ketahanan ekonomi harus bertumbuh bahkan bertahan dari sektor yang bersifat renewable atau continue. Kemudian, sektor-sektor itu harus bisa ditingkatkan lagi gradenya.

“Kaltim harus ditopang oleh banyak sektor, bukan dari sektor pertambangan saja. Harus dari sektor yang sustainable yang berkepanjangan. Itu akan membuat ekonomi kita semakin sehat daripada hanya ditopang satu sektor saja,” tegasnya.

Menurut Samsun, setiap sektor di Kaltim harus semakin bertumbuh. Mengingat, sektor seperti pariwisata, pertanian maupun lainnya itu memiliki peluang yang cukup terbuka luas, mengingat kondisi ekonomi dunia pasca Covid-19 sudah mulai pulih dan kunjungan wisata pun mulai meningkat.

“Sumber daya alam (SDA) kita luas jika ingin mengembangkan sektor pertanian dan wisata. Banyak sektor-sektor di Bumi Etam yang bisa dikembangkan menjelang adanya Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim. Kalau nggak digenjot sekarang, kita ketinggalan,” tukasnya. (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Program Seragam Gratis Kukar Disiapkan untuk Bantu Siswa Korban Kebakaran
Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang
Drainase dan Badan Jalan Jadi Fokus Penyelesaian Rehabilitasi Muso Bin Salim
Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Program Seragam Gratis Kukar Disiapkan untuk Bantu Siswa Korban Kebakaran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Drainase dan Badan Jalan Jadi Fokus Penyelesaian Rehabilitasi Muso Bin Salim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB