Salehuddin Tegaskan Tempat Wisata Jadi Sumber PAD, Bukan Sekadar Hiburan

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin

Infonusa.co, Samarinda – Proyek pembangunan Waterboom di kawasan Pulau Kumala, Tenggarong, yang ditarget rampung pada akhir 2025 dengan nilai anggaran mencapai Rp400 miliar, mendapat perhatian serius dari DPRD Kalimantan Timur (Kaltim). Proyek ini diharapkan tak hanya menjadi magnet wisata, melainkan juga mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, menilai pembangunan wahana air tersebut merupakan titik balik kebangkitan Pulau Kumala yang selama ini dinilai tidak optimal dalam menarik minat wisatawan. Menurutnya, pembangunan ini bisa berdampak positif, asalkan dikelola dengan visi jangka panjang.

“Memang agak terlambat, tapi ini langkah yang harus diapresiasi. Jangan sampai nanti hanya menjadi ikon tanpa kontribusi ekonomi yang nyata bagi daerah,” ujar Salehuddin.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan yang profesional agar Waterboom tidak hanya menjadi fasilitas hiburan, tetapi juga membuka peluang kerja, mendorong aktivitas UMKM, dan memperkuat perekonomian lokal.

“Harus memberi dampak langsung ke masyarakat. Lapangan kerja, kios UMKM, jasa transportasi, semua harus bergerak,” lanjutnya.

Salehuddin menyoroti bahwa selama ini Pulau Kumala belum memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Kukar, dan pengelolaannya pun terkesan stagnan. Ia mengingatkan agar pembangunan ini tak mengulang kegagalan proyek kerja sama di masa lalu yang tidak berjalan efektif, termasuk upaya menggandeng mitra swasta besar yang tidak membuahkan hasil.

“Dulu pernah ada rencana kerja sama dengan Jatim Park, tapi gagal. Itu jadi pelajaran. Sekarang harus ada perencanaan matang agar pengelolaan berkelanjutan,” katanya.

Dari sisi infrastruktur penunjang, Salehuddin menyoroti masalah penerangan yang kerap padam di area jembatan penghubung menuju Pulau Kumala, serta lemahnya sistem keamanan, terutama pada malam hari.

“Kalau ingin destinasi ini ramai dikunjungi, maka rasa aman dan nyaman pengunjung harus diprioritaskan. Penerangan dan keamanan jangan diabaikan,” kritiknya.

Ia berharap keberadaan Waterboom ke depan bisa membentuk ekosistem pariwisata yang lebih terarah, menyatukan potensi alam, budaya, dan ekonomi lokal. DPRD, menurutnya, siap mengawal agar proyek ini benar-benar memberi manfaat dan tidak berhenti di seremoni pembukaan saja.

“Wisata itu sektor strategis. Kalau kita kelola secara serius dan menyeluruh, hasilnya bisa menopang PAD secara berkelanjutan,” pungkasnya.
(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi
Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir
Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan
Terbentur Keterbatasan Anggaran Wisata, Legislatif Samarinda Dorong Terobosan Wisata Budaya di Desa Pampang
Bahas Raperda LPJ APBD 2025, DPRD Samarinda Kaji Utang, Piutang, dan Aset Pemkot
Investasi Terus Meroket, Celni Pita Sari Nilai Samarinda Kian Dilirik untuk Ekspansi Bisnis
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:21 WIB

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi

Kamis, 3 September 2026 - 16:17 WIB

Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi

Rabu, 2 September 2026 - 16:15 WIB

Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

Berita Terbaru