Infonusa.co, Tenggarong – Rencana pembangunan Jembatan Besi Tenggarong yang baru oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar mendapat tanggapan positif dari Ria Handayani Anggota DPRD Dapil I, Kecamatan Tenggarong.
Ia menilai, keputusan untuk tidak membongkar jembatan lama yang telah berusia lebih dari satu abad, dan mengalihfungsikannya sebagai jalur khusus pejalan kaki, merupakan langkah bijak yang patut didukung.
“Ya, mungkin agak ada baiknya juga. Tapi kita melihat lagi, jembatan besi yang kemarin itu kan punya sejarah. Itu sudah berumur lebih dari 100 tahun,” ujarnya pada Selasa (24/6/2025).
Menurutnya, pelestarian jembatan lama memiliki nilai historis dan emosional yang penting bagi masyarakat Kukar, khususnya warga Tenggarong.
Dia menyebut bahwa keputusan untuk mempertahankan struktur jembatan lama, dengan melakukan rehabilitasi serta pengawasan untuk menjamin keamanannya, adalah langkah yang tepat.
“Sudah keputusan yang tepat tidak dibongkar. Kalau direhab, mungkin tidak apa-apa. Tapi tetap harus ada pengawasan dan perawatan untuk keamanannya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ria menegaskan bahwa pengalihan fungsi jembatan besi lama sebagai akses pejalan kaki juga akan mendukung konektivitas yang lebih ramah lingkungan.
Pasalnya, hal itu tidak hanya menjaga nilai sejarah, tetapi juga menciptakan ruang publik yang fungsional.
“Itu bagus, dan tidak merusak lingkungan. Tidak membuat itu menjadi sekadar jalan pintas, tetapi akses yang baik dan ramah bagi masyarakat nantinya. Saya sangat mendukung,” tegasnya. (Adv)









