Rahmat Darmawan: Kerusakan Jalan di Sanga-Sanga Bukan Murni Faktor Alam

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rahmat Dermawan Anggota DPRD Kukar Dapil III. (Info Nusa)

Rahmat Dermawan Anggota DPRD Kukar Dapil III. (Info Nusa)

Infonusa.co, Tenggarong – Jalan poros Desa Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga yang kembali mengalami kerusakan berat akibat longsor mendapat sorotan tajam dari Anggota DPRD Kukar Dapil III, Rahmat Darmawan.

Ia menyatakan bahwa kerusakan ini bukan sekadar akibat curah hujan tinggi, melainkan karena aktivitas tambang batubara perusahaan di sekitar area jalan.

“Jalan itu sebelumnya bukan jalur utama, tapi jalan alternatif yang sudah beberapa kali dipindahkan karena proses penggalian tambang,” jelasnya.

Ia menilai, struktur jalan yang sudah tidak stabil diperparah oleh jarak penggalian perusahaan yang sangat dekat, membuat jalan rawan longsor setiap musim hujan tiba.

Rahmat menilai, sikap perusahaan yang terkesan lepas tangan tidak bisa dibenarkan. Ia menegaskan, jalan putus bukanlah kejadian alami semata, melainkan akibat langsung dari kegiatan pertambangan di sekitarnya.

Ia bahkan menantang agar kondisi tersebut diuji secara teknis untuk memastikan sebab musababnya.

“Kalau mereka menyalahkan alam, itu tidak masuk akal. Kalau tidak ada penggalian sedekat itu, jalan tak akan longsor,” katanya.

Dampak dari jalan putus ini menurutnya bukan hanya soal akses kendaraan yang terganggu. Distribusi air bersih dari PDAM ikut terputus, logistik tersendat, hingga aktivitas anak-anak sekolah terhambat..

“Sudah dua kali pipa PDAM putus di bawah jalan itu. Ini bukan kerusakan biasa,” ujarnya.

Ia juga mengungkap bahwa telah dilakukan dua kali mediasi antara pemerintah dan perusahaan, dan saat ini tengah menunggu pertemuan lanjutan. Dalam dua pertemuan itu, perusahaan hanya sebatas melakukan penanganan darurat.

Rahmat menekankan, pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar juga telah turun tangan, mengingat jalan tersebut sebelumnya pernah menjadi bagian dari proyek perbaikan. Namun upaya pemerintah tidak akan maksimal tanpa partisipasi aktif perusahaan.

“Perusahaan harus bertanggung jawab. Jalan itu sebelumnya sudah disemenisasi, tapi akibat longsor yang mereka sebabkan, semuanya rusak. Jangan sampai jalan ini hanya ditambal sementara,” tegasnya. (Adv)

Berita Terkait

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota
Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif
Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar
DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa
Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner
DPRD Kukar Soroti Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Muara Muntai
Ketua DPRD Kukar Minta Program Rp150 Juta per RT Dikaji Ulang
Ketua DPRD Kukar Desak Evaluasi HGU PT BDA
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 September 2025 - 18:22 WIB

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota

Sabtu, 6 September 2025 - 17:11 WIB

Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif

Sabtu, 6 September 2025 - 17:02 WIB

Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar

Sabtu, 6 September 2025 - 16:59 WIB

DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa

Sabtu, 6 September 2025 - 16:39 WIB

Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner

Berita Terbaru