Infonusa.co, Samarinda – Langkah terobosan Perumda Tirta Kencana Samarinda yang menelurkan produk air minum dalam kemasan (AMDK) lokal bermerek “Samaqua” mendapat sokongan penuh dari kalangan DPRD Kota Samarinda. Diversifikasi bisnis ini dinilai sebagai manuver taktis yang strategis dalam memperluas kepak sayap usaha perusahaan plat merah, sekaligus mengibarkan bendera produk lokal di tengah ketatnya persaingan industri nasional.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto, melayangkan apresiasi atas keberanian jajaran direksi Perumda Tirta Kencana dalam melakukan ekspansi usaha.
Menurut analisisnya, ceruk pasar di sektor air minum kemasan masih sangat menjanjikan dan berpotensi menjadi keran baru bagi optimalisasi profit BUMD.
”Ini adalah lompatan bisnis yang patut diacungi jempol. Langkah diversifikasi seperti ini tidak sekadar memperkuat penetrasi produk lokal di tanah sendiri, melainkan juga membuka ruang lebar bagi perusahaan daerah untuk mendongkrak pundi-pundi pendapatannya,” tutur Rusdi secara optimistis.
Dirinya menaruh ekspektasi tinggi agar kehadiran Samaqua di pasaran tidak hanya sekadar numpang lewat, tetapi mampu bertarung secara kompetitif dengan merek-merek mapan. Hal tersebut krusial agar mampu memberikan stimulus positif bagi pertumbuhan roda ekonomi daerah melalui penguatan struktur finansial Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
”Apabila peta pengembangannya dieksekusi dengan manajemen yang profesional, kami yakin produk ini akan menjadi motor penggerak baru bagi peningkatan dividen perusahaan ke kas daerah,” terangnya.
Di sisi lain, manajemen Perumda Tirta Kencana mengonfirmasi bahwa seluruh dokumen legalitas hukum dan rantai perizinan untuk produk Samaqua telah rampung 100 persen tanpa kendala. Dengan demikian, seremonial peluncuran resmi produk lokal ini tinggal menghitung hari, menyesuaikan dengan jadwal yang telah diketok pada medio Juli 2026 ini.
Sebagai langkah penetrasi awal, skema rantai pasok dan distribusi Samaqua akan diprioritaskan penuh untuk menjenuhkan kebutuhan pasar domestik di Kota Samarinda. Setelah fondasi pasar lokal dinilai kokoh, barulah jangkauan pemasaran bakal dilebarkan ke seluruh kabupaten dan kota tetangga di wilayah Kalimantan Timur.
Guna menyasar berbagai segmentasi konsumen secara fleksibel, Samaqua akan dilempar ke pasaran dalam dua opsi takaran volume, yakni kemasan mini ukuran 220 mililiter (ml) serta ukuran sedang 330 mililiter (ml).
Untuk diketahui, pabrik pemrosesan Samaqua sendiri telah mulai diarsiteki pembangunannya sejak tahun 2024 lalu sebagai bagian dari cetak biru rencana jangka panjang korporasi. Sebagai bahan baku utama, produk ini memanfaatkan sumber air murni yang disuplai langsung dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kalhol, salah satu fasilitas andalan yang selama ini dioperasikan oleh perusahaan milik pemkot tersebut.
Melalui hadirnya Samaqua, diharapkan mampu menjadi mesin pencetak laba baru yang sehat bagi Perumda Tirta Kencana, sekaligus menjadi bukti autentik bahwa produk olahan asli Samarinda mampu berdaulat dan bersaing di pasar modern. (San/Adv)








