Pengelolaan Sampah Kerap Jadi Permasalahan, Aan Sebut Pemerintah dan Masyarakat Harus Bersatu

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, M. Ardiansyah

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, M. Ardiansyah

Infonusa.co, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda saat ini tengah fokus pada penyelesaian pengelolaan lingkungan yang lebih baik kedepan. Fokusan tersebut akan lebih ditekankan pasca pelantikan Gubernur dan Walikota terpilih.

Anggota komisi III DPRD Kota Samarinda, M.Ardiansyah menyebut, penyebab utama dari banjir yang sering melanda Kota Samarinda setiap tahunnya ialah sampah yang tidak dikelola dengan baik, mulai dari proses penanganan hingga penyediaan tempat pembuangan sampah.

Sebagai kota yang sangat dekat dengan perairan Sungai Mahakam, tentu bukan hal yang mudah untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya untuk tidak membuang sampah khususnya di Sungai Mahakam.

Oleh karena itu, Aan sapaan akrabnya menganggap penanganan sampah di Kota Samarinda tentu sudah sering kali menjadi sorotan masyarakat untuk menjadi tolak ukur dari kinerja Pemerintah Kota Samarinda.

“Banjir itu juga salah satu penyebabnya adalah sampah. Makanya, saya secara pribadi dan sebagai anggota dewan yang kebetulan juga bertugas di komisi III saya fokus disampah. Jadi bagaiamana kita bisa mengelola sampah yang ada di Samarinda ini” terangnya.

Penanganan sampah di Kota Samarinda tentu tidak dapat diselesaikan oleh satu arah pemerintah saja, melainkan perlu adanya kesadaran dari masyarakat untuk membuang sampah di tempat yang telah disediakan. Masyarakat juga dihimbau untuk mempelajari cara pengolahan sampah-sampah yang bisa dikelola mandiri.

Diakhir, Aan berharap bahwa di tahun 2025 ini pengelolaan sampah di Kota Samarinda dapat berjalan sebagaimana mestinya serta meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru