Pengelolaan Sampah di Samarinda Kurang Optimal, Aan Sampaikan Harapan Untuk 2025

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, M.Ardianysah

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, M.Ardianysah

Infonusa.co, Samarinda – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda M.Ardiansyah menyebutkan bahwa permasalahan sampah di Kota Samarinda adalah hal urgent yang harus segera ditangani dan menegaskan akan fokus terhadap permasalahan penanganan sampah di Kota Samarinda.

Hal itu terungkap, sebab melihat pengelolaan sampah di Kota Samarinda masih sering menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Banyak oknum masyarakat yang masih memiliki kesadaran rendah terhadap lingkungan khususnya masalah sampah.

Anggota Komisi III itu menjelaskan bahwa sistem pengelolaan sampah adalah salah satu inti permasalahan di Kota Samarinda. Ia menyebutkan bahwa mereka sedang menyusun sistem baru karena menurutnya penyebab utama banjir ialah penanganan sampah yang kurang tepat.

“Mudah-mudahan doakan, dukung 2025 ini target kita setidaknya sistem pengelolaan sampah kita sudah bisa berjalan, itu sedang kita susun” bebernya.

Dewan yang kerap disapa Aan, merasa penanganan sampah di Samarinda masih kurang optimal apalagi untuk kategori penanganan sampah. Masih banyak kegiatan-kegiatan yang bersifat rutinitas saja tanpa ada tindakan lebih untuk melakukan perubahan.

“Rutinitas dan standar. Apa yang bisa dibersihkan, dibersihkan dan apa yang tidak bisa dibersihkan ya dibiarin. Itu yang saya liat, karena tidak ada sistem disitu makanya sampah ada yang dibuang di sungai” ucapnya.

Diakhir, Aan menganggap bahwa perlu adanya tim khusus yang menangani setiap lokasi tertentu agar penanganannya lebih terfokuskan. Dirinya juga berharap dengan adanya sistem yang baru disusun ini nantinya akan memberikan dampak perubahan yang signifikan di lingkungan masyarakat Kota Samarinda. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru