Pembangunan IKN Sudah Dimulai, DPRD Kaltim Harap Tenaga Kerja Lokal Dilibatkan

- Jurnalis

Kamis, 23 Februari 2023 - 01:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Ely Hartati Rasyid. (Foto: InfoNusa.co/ARF)

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Ely Hartati Rasyid. (Foto: InfoNusa.co/ARF)

Infonusa.co, Samarinda – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) sudah dimulai, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Ely Hartati Rasyid harap tenaga kerja lokal (masyarakat kaltim) dilibatkan.

Hal tersebut ia kemukakan agar pembagunan IKN bisa membawa dampak positif dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaltim, seperti mengoptimalkan serapan tenaga kerja lokal.

“Pembangunan IKN masih kurang mengakomodir masyarakat Kaltim, contohnya dalam pembangunan mess di wilayah IKN yang tiba-tiba sudah selesai dibangun,” ujar Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perkuangan (PDI-P) ini.

Maka dari itu, Ely meminta agar kedepan masyarakat Kaltim lebih dilibatkan lagi dan dapat berkontribusi, sehingga turut merasakan dampak positif dari hadirnya IKN di Benua Etam.

“Kita minta agar kedepannya masyarakat Kaltim bisa terlibat dalam pembangunan IKN,” pintanya saat dijumpai awak media, Kamis (23/2/2023).

Di lain sisi, ia pun mendorong kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk memberikan program pelatihan kepada generasi muda khusus yang berkaitan dengan peningkatan skill, agar kemudian dapat terlibat dalam proyek IKN.

“Jangan hanya menunggu tapi menjemput bola. Kalau perlu, anak-anak Kaltim ini dilatih dipersiapkan untuk bekerja di IKN. Bagaimana anak-anak Kaltim bisa terlibat dan merasakan hasilnya dari pembangunan IKN,” tekan Ey.

Diterangkannya, Pemprov Kaltim juga perlu mendata dan canangkan regulasi terkait keterlibatan pengusaha lokal Benua Etam dalam IKN, agar dapat mengetahui secara rinci partisipasi hingga serapan ekonomi pengusaha lokal.

“Jadi, bila perlu dibuat aturan melibatkan tenaga kerja lokal yang mengatur jumlah perusahaan lokal yang terlibat dalam IKN. Kita harus bisa ikut berperan dan mendapatkan hasilnya di IKN. Supaya tidak terdengar lagi nada-nada miring soal tenaga kerja,” tandas Ely. (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Banyak Kios Mangkrak, Ketua DPRD Desak Pemkot Samarinda Tertibkan Pemilik Lapak di Pasar Pagi ​
Atasi Kekerasan Seksual, Sri Puji Astuti Setuju Hukuman Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Berat
Utang Pemkot Samarinda Mencapai Rp671 Miliar, DPRD Minta Kejelasan Pelunasan
DPRD Samarinda Dorong Penguatan Implementasi Perda P4GN dan Integrasi Edukasi Narkoba di Sekolah
Dukung Program Pesantren Ramah Anak, DPRD Samarinda Minta Kemenag Buat Aturan Jelas
Fasilitas Sport Hub Segiri Belum Buka karena Ada Proyek Tambahan, DPRD Minta PUPR Cepat Selesaikan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:13 WIB

6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Banyak Kios Mangkrak, Ketua DPRD Desak Pemkot Samarinda Tertibkan Pemilik Lapak di Pasar Pagi ​

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Atasi Kekerasan Seksual, Sri Puji Astuti Setuju Hukuman Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Berat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Utang Pemkot Samarinda Mencapai Rp671 Miliar, DPRD Minta Kejelasan Pelunasan

Berita Terbaru