Peduli Lubang Tambang Kaltim, HMI Samarinda Gelar Diskusi Publik

- Jurnalis

Jumat, 18 November 2022 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama narasumber usai gelar diskusi publik. (Foto: istimewa)

Foto bersama narasumber usai gelar diskusi publik. (Foto: istimewa)

Halo Nusantara. SAMARINDA – Melalui Bidang Lingkungan Hidup (LH) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Samarinda menggelar diskusi publik dengan tema ‘ Pemanfaatan Potensi Reklamasi Bentuk Lain Bagi Masyarakat Kalimantan Timur Terkhusus Di Kota Samarinda’.

Diskusi tersebut berlangsung pukul 20.00 WITA di Cafe Bagio’s, Jalan Basuki Rahmat, Kamis, (17/11/2022) malam.

Agar pertemuan itu menjadi menarik, maka panitia pelaksana menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nurrahmani, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselarasi Pembangunan Kota Samarinda (TWAP) Safaruddin, Anggota Komisi III DPRD Samarinda M Novan Syahronny Pasie dan Anhar, Ketua FKTT Kaltim Raden Agah Wahyu Nugraha, Inspektorat Tambang Kaltim Andi Lufti, dan Dinas ESDM Kaltim Ahmad Wildy Haifan.

Ketua Panitia, Ihsan Upiani mengatakan bahwa pemanfaatan reklamsi sangat mengurangi dampak negatif. Namun, sekarang banyak tambang terdapat di Kaltim khususnya kota Tepian masih memiliki lubang tambang.

“Permasalahan, kegunaan bekas lubang tambang tidak memberikan efek terhadap masyarakat, malahan memberikan dampak buruk bagi masyarakat seperti asam air yang tinggi,” katanya kepada awak media.

Ia menjelaskan, aktivitas dalam reklamasi bentuk lain yang meliputi berbagai macam reklamasi yang dibentuk. Misalnya dialihkan fungsikan sektor pariwisata, peternakan, pertanian, perikanan dan pengelolaan kebutuhan air bersih.

“Makanya kami mendorong pemerintah pusat dapat memperhatikan Kaltim sebagai jantung aktivitas tambang. Pasca tambang memiliki potensi besar bagi masyarakat yang berada di sekitar area pertambangan,” harapnya.

Sebagai informasi, Kaltim sendiri adalah satu provinsi yang memiliki kandungan batubara terbesar secara nasional, kaltim berpotensi tinggi mewariskan lubang tambang (Void) ataupun lahan-lahan yang telah di-backfilling. Tetapi tidak dimanfaatkan untuk peruntukan lain.

“harapan terbesar bekas lubang tambang bisa di peruntukan sebagai lahan aktivitas masyarakat pada umumnya,” pungkasnya. (Parroca)

Berita Terkait

Pemprov Kaltim Resmi Umumkan Bantuan Pendidikan “Gratispol” Senilai Rp44,15 Miliar Telah Disalurkan
Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU
PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Pelatihan Olahan Pangan di Samarinda, Sigit Wibowo Ajak UMKM Ciptakan Produk Khas Daerah
Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 November 2025 - 11:23 WIB

Pemprov Kaltim Resmi Umumkan Bantuan Pendidikan “Gratispol” Senilai Rp44,15 Miliar Telah Disalurkan

Jumat, 7 November 2025 - 12:04 WIB

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU

Kamis, 6 November 2025 - 11:35 WIB

PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN

Rabu, 5 November 2025 - 16:22 WIB

Pelatihan Olahan Pangan di Samarinda, Sigit Wibowo Ajak UMKM Ciptakan Produk Khas Daerah

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:17 WIB

Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif

Berita Terbaru