Optimis, Samsun Sebut Kaltim Harus Mampu Penuhi Kebutuhan Pangan Sendiri

- Jurnalis

Kamis, 28 November 2024 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Samsun. 

Foto: Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Samsun. 

Infonusa.co, Samarinda – Anggota Dewan Pereakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Samsun optimis bahwa Kaltim harus mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri.

Hal ini disampaikannya lantaran Kaltim sendiri memiliki lahan yang cukup luas dan harapannya bisa dikelola dengan maksimal, tentu dengan dukungan pemerintah dan sarana prasarana yang memadai.

“Ketahanan pangan adalah masalah mati hidupnya sebuah bangsa, ini bukan masalah sepele, tapi betul-betul masalah mendasar dan krusial,” lantang Samsun.

Ia menjelaskan, ada dua hal yang paling dikhawatirkan di dunia, yakni krisis pangan dan krisis energi. Oleh karena itu, Indonesia tidak bisa lagi bergantung pada impor bahan pangan dari negara lain.

“Ingat, negara lain juga mengalami keterbatasan dan pasti akan mengutamakan produk pertaniannya untuk kebutuhan dalam negeri,” jelas Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu.

Lebih lanjut, visi ketahanan pangan sejalan dengan misi PDI-P yaitu Indonesia harus swasembada pangan. Ia mencontohkan program food estate yang dilakukan di Kaltim sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan swasembada pangan.

“Kaltim ini tanah surga. Luas dan subur. Food estate itu bukan hanya menanam padi, tapi juga tanaman pokok pengganti nasi, seperti talas, singkong, dan lain-lain. Ini dilakukan secara sistematis dan menyeluruh,” ungkapnya.

Samsun pun menambahkan, dalam rangka untuk mendukung hal tersebut setiap kader di Fraksi PDI-P diwajibkan untuk menanam sembilan tanaman pokok di lahan yang tersedia. Hal ini dilakukan di saat yang lain sedang memikirkan bagaimana menang pemilu.

“Kami tidak hanya berpikir tentang politik, tapi juga tentang kesejahteraan rakyat. Kami mengingat pesan Bung Karno, bahwa masalah pangan adalah masalah nasional,” kata Samsun.

Di sisi lain, ia pun turut mengapresiasi Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kutai Kartanegara (Kukar) yang tercatat sebagai penyuplai bahan pangan terbesar di wilayah Kaltim dari 10 kabupaten/kota. Ia berharap potensi ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan membuat program yang fokus pada pertanian.

Menurutnya, petani-petani di generasi milenial harus ditumbuhkan. Modernisasi pertanian harus ditingkatkan, dimana sarana prasarana pertanian harus terpenuhi oleh pemerintah.

“Selain itu, jangan sampai ada lagi alih fungsi lahan dari lahan pertanian ke lahan lain. Jangan sampai ada lagi petani kita yang beralih profesi,” tutup Samsun. (Mr/adv)

Berita Terkait

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Banjir Terjadi di Banyak Wilayah, DPRD Kaltim Nilai Penanganan Harus Berskala Nasional
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru