Infonusa.co, Tenggarong – Anggota DPRD Kukar Muhammad Idham menyoroti persoalan belum terjangkaunya jaringan listrik PLN di sejumlah desa di Daerah Pemilihan (Dapil) II, khususnya di Kecamatan Tenggarong Seberang, Sebulu, dan Muara Kaman.
Adapun, beberapa desa yang masih belum menikmati listrik PLN di antaranya Sanggulan, Senoni, dan Selerong.
Menurut Idham, meski jaringan listrik PLN sudah masuk ke desa-desa tersebut, namun belum menjangkau seluruh wilayah, termasuk RT 20 Desa Sanggulan, RT 17 Senoni, dan RT 13 Selerong.
Pasalnya, warga masih mengandalkan mesin genset untuk kebutuhan listrik sehari-hari.
“Jarak jaringan listrik dari lokasi RT hanya sekitar 1,5 kilometer. Ini sebenarnya sangat dekat dan seharusnya bisa segera ditindaklanjuti oleh PLN,” jelasnya.
Setiap RT tersebut diketahui memiliki sekitar 30 Kepala Keluarga yang sangat bergantung pada listrik untuk aktivitas rumah tangga dan pekerjaan.
Idham menegaskan, pihaknya akan mengawal dan memperjuangkan solusi percepatan penyambungan listrik ini melalui komunikasi intensif dengan Pemkab Kukar dan PLN.
“Ini bagian dari tanggung jawab bersama antara DPRD dan Pemkab. Listrik bukan hanya soal penerangan, tapi juga menyangkut pendidikan, ekonomi, dan kualitas hidup warga,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi program Terang Kampung Ku yang digagas Pemkab Kukar melalui RPJMD 2021–2026. Dia berharap, program tersebut bisa menjadi solusi cepat, terutama melalui PLTS komunal bagi wilayah yang belum tersambung PLN.
“Kami siap mengawal dan memperjuangkan pemasangan jaringan ini agar masyarakat bisa segera menikmati listrik yang layak seperti warga lainnya,” tandasnya. (Adv)









