Minat ke Sekolah Negeri Menurun, DPRD Kaltim Ingatkan Ancaman Penutupan SD

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi.

Sekretaris komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi.

Infonusa.co, Samarinda– Ratusan bangku kosong yang tersisa di berbagai Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Samarinda menjadi tanda tanya besar di awal tahun ajaran baru. Di tengah semarak Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), lebih dari 2.000 kursi di SD negeri tak terisi, sementara sekolah swasta justru dibanjiri pendaftar.

Fenomena ini mengundang perhatian Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi, yang menyebutnya sebagai gejala turunnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri.

“Jika masyarakat lebih memilih sekolah swasta, artinya sekolah negeri perlu introspeksi. Ini bukan soal jumlah bangku saja, tapi menyangkut mutu layanan pendidikan,” ujarnya saat dikonfirmasi di Samarinda.

Menurut Darlis, ada beberapa faktor yang mendorong pergeseran pilihan orang tua murid. Kualitas pengajaran, kedisiplinan, dan fasilitas belajar menjadi pertimbangan utama. Ditambah lagi dengan kemampuan ekonomi masyarakat Kaltim yang cenderung meningkat, membuat biaya di sekolah swasta bukan lagi halangan bagi sebagian besar keluarga.

“Banyak orang tua yang kini rela membayar lebih demi keyakinan bahwa anak mereka mendapatkan pendidikan yang lebih baik, terutama di jenjang pendidikan dasar,” jelasnya.

Darlis juga menyoroti ketimpangan antara jumlah sekolah negeri dengan distribusi siswa, yang dinilainya tidak proporsional. Ia mengkhawatirkan jika kondisi ini dibiarkan, sekolah-sekolah negeri yang kekurangan siswa akan menghadapi risiko penggabungan atau bahkan penutupan.

“Kalau tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin kebijakan rasionalisasi sekolah akan diterapkan. Ini yang harus dicegah sedini mungkin,” tegasnya.

Sebagai solusi, ia mendorong agar sekolah negeri tak hanya mengandalkan status sebagai institusi milik pemerintah, tetapi juga mulai berinovasi dan meningkatkan daya saing. Pembenahan mutu guru, pendekatan pembelajaran yang adaptif, hingga pengelolaan sekolah yang transparan dinilai sebagai langkah awal untuk merebut kembali kepercayaan publik.

“Sekolah negeri punya kelebihan dari sisi biaya dan akses. Tapi jika tak diimbangi dengan kualitas, masyarakat tentu akan mencari alternatif lain,” pungkas Darlis.

Ia pun menyerukan agar Dinas Pendidikan melakukan evaluasi menyeluruh, sekaligus menyusun strategi pemulihan citra sekolah negeri agar tetap relevan di mata masyarakat. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru