Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Elnatan Pasambe.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Elnatan Pasambe.

​

Infonusa.co, Samarinda – Pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar di kawasan selatan Kota Samarinda masih menjadi keluhan utama masyarakat. DPRD Kota Samarinda mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) untuk meratakan pembangunan seperti perbaikan jalan, penanganan banjir, perluasan air bersih, dan lampu jalan agar tidak berfokus di pusat kota saja.

​Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Elnatan Pasambe, mengungkapkan bahwa masalah fasilitas umum mendominasi aspirasi warga di tiga kecamatan, yaitu Samarinda Seberang, Loa Janan Ilir, dan Palaran.

​”Di lapangan masih banyak titik yang perlu perhatian serius, terutama perbaikan jalan lingkungan di Kecamatan Palaran. Penanganannya harus bertahap sesuai kemampuan fiskal pemerintah,” ujar Elnatan.

​Selain akses jalan, masalah banjir juga terus membayangi warga selatan. Elnatan mengapresiasi upaya pengendalian banjir yang telah berjalan, namun ia mengingatkan bahwa pembenahan drainase dan pembuatan alur air butuh perencanaan jangka panjang agar bebas dari genangan.

​Di kawasan Bukuan, ketersediaan air bersih menjadi krisis tersendiri. Elnatan menyebut proyek perluasan jaringan pipa PDAM kini mulai masuk ke wilayah tersebut untuk menjangkau pemukiman warga.

​”Perluasan jaringan pipa air bersih di Bukuan sudah mulai dikerjakan. Kami berharap akselerasi ini bisa segera dirasakan dampaknya oleh warga,” tuturnya.

​Elnatan juga menyoroti minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di gang dan jalan pemukiman. Kendati jalan protokol di kawasan selatan sudah relatif terang, fasilitas penerangan di dalam kampung masih minim sehingga rawan mengancam keselamatan dan keamanan warga di malam hari.

​Elnatan memaklumi adanya keterbatasan APBD yang membuat tidak semua usulan warga dapat diakomodasi sekaligus. Namun, ia menegaskan bahwa kawasan selatan Samarinda tidak boleh dikesampingkan demi menekan kesenjangan antarwilayah.

​”Kapasitas anggaran daerah memang terbatas dan harus ada skala prioritas. Namun pemerataan pembangunan di wilayah selatan tetap harus diperjuangkan secara berkelanjutan,” pungkas Elnatan. (San/Adv)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru